12 September 2021, ane dapat panggilan kerjaan ngukur di Sragen.
-
Assalamualaikum Oman
Kisah Perjalananku ke Oman -
KISAH PERJALANANKU DI RUSIA
Aurora, Huskey, Suku Samii, St. Petersburg dan Moscow -
KISAH PERJALANANKU DI EROPA
Islandia, Belanda, Italia, Yunani -
KISAH PERJALANANKU DI HAWAI'I
Eksplor Pulau Oahu
11.02.2021
Surabaya, 30-31 Oktober 2021 : Ke Trenggalek Ambil Sampel
Morning.. hari ini ane n asisten ane ada jadwal ke Trenggalek. Rencananya kita akan mengambil sampel di beberapa lokasi tambang untuk dilabkan geoteknik.
Sebenarnya ini menindaklanjuti pengambilan sampel yang udah dilakukan asisten ane tanggal 23 Oktober lalu, dimana pas kita bawa ke lab ITS, ternyata untuk analisa geoteknik ukuran sampelnya salah. Kurang besar. Harusnya ukurannya minimal segini:
Awalnya ane udah mau minta tolong klien untuk ambilin kemudian dikirim via travel, tapi karena ane takut itu hasilnya salah, mau ga mau hari ini ane balik ke lapangan untuk memperbaiki ukuran sampel yang diambil.
Pagi ini HP sudah kualarm mulai pukul 5 pagi, dan beruntun sampai jam 7 pagi. Ehh tapi pas kebangun jam 7, tiba-tiba ane ketiduran lagi n baru kebangun jam 08.40 wkwkwk. Alhasil ane langsung mandi, siap-siap, sarapan nasi krawu, siapin makanan kucing, dan langsung berangkat ke Trenggalek. Karena hari ini acaranya cuma mengarahkan pengambilan sampel (bukan kami yang ngegali sampelnya), maka ane melakukan KIA Rio agak santai. Jauuuuh juga dari Surabaya ke Trenggalek ini. Kami tempuh sekitar 4.5 jam melewati ruas Surabaya - Kartosono (tol), Kertosono - Kediri - Tulungagung - Trenggalek. Kami sampai di Trenggalek sekitar jam 4 sore. Karena belum sempet makan siang, kami makan siang "nasi lodho" dulu di dekat lokasi pengambilan sampel.
Selesai makan nasi lodho yang begitu nikmatnya itu, kami meluncur ke kediaman anak buah salah satu penambang (Klian A). Infonya sampelnya udah diambil, tinggal ane bawa aja. Eh setelah kesana ternyata ukuran sampelnya kekecilan, akhirnya setelah berdiskusi sejenak, kami meminta mereka untuk mengambil sampel lagi esok pagi dengan ukuran minimal 40 cm * 30 cm. Esok pagi kami janjian ketemu langsung di lokasi jam 8.
Sampel yang diambil klien A awalnya ukuran segini. Masih terlalu kecil untuk analisa geoteknik.
Selesai dari Klien A, ane beranjak menuju rumah klien B yang berjarak 10 km perjalanan. Sampai rumah klien B sudah malam. Disana juga rupanya sampel yang sudah diambil juga salah ukuran. Lebarnya benar, tapi panjangnya terlalu lempeng. Gepeng istilahnya. Akhirnya ane minta juga untuk diperbaiki besok pagi, ambil sampel dengan ukuran lebih besar. Esok kami juga janjian kesini lagi jam 10 pagi. Setelahnya kami ngobrol-ngobrol sama klien B dan istrinya ssekitar 1 jam. Udah lama juga ga ketemu beliau.
Berpamitan dengan klien B, kami neranjak menuju penginapan. Malamnya, kami nginap di Hotel Jaas, Trenggalek. Ane lumayan capek nyetir jadi malam itu cuma kuhabiskan sambil HP-an dan istirahat. Pengambilan sampel perbaikan akan kami lanjutkan esok pagi, meliputi 3 lokasi Trenggalek dan 2 lokasi di Tulungagung.
Surabaya, 29 Oktober 2021 : UKL-UPL dan Captain Phillips.
Hari ini ane bangun cukup pagi, karena harus upload dokumen UKL-UPL salah satu klien yang sebenarnya sudah ane janjikan upload malam sebelumnya 😁. Karena kemarin malam ane agak nggak enak badan, ane putusin tidur lebih awal dan bangun pagi-pagi untuk finishing berkas UKL-UPL dan upload. Sekitar jam 7 pagi urusan udah kelar dan ane nyantai-nyantai.
Hari ini entah kenapa feel ane lagi good. Ya karena beban-beban berat pekerjaan beberapa udah selesai. Tapi ane merasa belum terlalu ngantuk lagi, jadi ane lanjutin dengan nonton film "Captain Phillips". Rencana habis nonton ane akan lanjut kerja gitu.
Captain Phillips ini jujur merupakan salah satu film terbaik yang ane tonton ya. Bercerita tentang Rich Phillips yang seorang kapten kapal, dia ditugaskan oleh perusahaan untuk mengkapteni kapal kargo dari Pelabuhan Oman menuju Pelabuhan Mombasa di Kenya. Nah rutenya itu kebetulan melewati perairan salah satu negara yang terkenal akan kekejaman "bajak lautnya" yaitu Somalia. Pas lewat perairan Somalia inilah kapal Kapten Phillips berhasil dimasuki bajak laut Somalia, dan intinya para bajak laut gak dapet apa-apa dari kapal, tetapi mereka menyandera Kapten Phillips selama beberapa hari lamanya. Kapten Phillips disandera mau dibawa ke daratan Somalia naik sekoci kecil milik kapal Kapten Phillips. Film ini intinya memperlihatkan perjuangan Kapten Phillips selama beberapa hari bersama para bajak laut dan perjuangan US Navy serta SEAL NAVY untuk menyelamatkan Kapten Phillips. Seruuuu.
Namun setelah beberapa saat ane nonton, baru sadar kalau dulu ane merasa pernah nonton ini film. 😁 Tapi masih tetap bagussss. Filmnya Tom Hanks emang ga pernah ngecewain.
Selesai nonton film ane tidur sejenak untuk sorenya sampai malam lanjut kerja lagi. Cayoo!
11.01.2021
Surabaya, 28 Oktober 2021 : Working at Mall
J-Co, tempat favorit ane untuk nongkrong n kerja di Delta Plaza, Surabaya
Hari ini ane terbangun sekitar jam 09.30-10.00, langsung mandi, ngeteh n sarapan. Selain kerja di depan laptop, hari ini ane ada beberapa rencana yakni mau nganterin temen ane untuk beli beberapa barang di Delta Plaza, serta ane mau bawa hard disk laptop lama ane untuk diperbaiki di pusat reparasi hard disk.
Hard disk ini berisi semua memory ane waktu ane kuliah, meliputi materi kuliah, tugas-tugas, tulisan-tulisan lama ane, wah pasti bakala nyenengin banget kalau bisa membuka itu lagi. Kondisinya sekarang hard disk itu rusak gan, gak bisa kebaca di laptop. Ane sendiri udah pernah nyoba mau membongkarnya setahunan yang lalu, tapi gatot.
Bawa HD hijau ke pusat perbaikan HD tapi dibilang kalau udah pernah dibuka kemungkinan besar gagal diperbaiki n harus tetap bayar 1.5 juta.
Akhirnya sampai di Delta Plaza, disana ane langsung menuju spot favorit buat kerja, J-Co. Ane seneng disini karena tempatnya cozy (terbuka), ada colokan, pegawainya nggak terlalu suka ngeliatin kami-kami yang suka duduk lama-lama dan suka bawa jajanan dari tempat lain. Ane duduk disini selama 4-5 jam deh kayaknya, selama itu ane jajan Donat Jco 4 buah, honey lime, pok-pok. Ane sibuk kerja, sedangkan Nur cari barang-barang titipan orang yang mau dia jual.
Sorenya ane udah ditelfon-telfon sama klien Gresik, suruh malam ini segera upload permohonan izin dia. Ane iyakan, karena ane udha siapkan berkas-berkasnya. Tinggal pulang dari sini print berkas n tempel-tempel materai aja.
10.28.2021
Surabaya, 27 Oktober 2021 : RKAB, Movies and Night Ride
Hari ini aku bangun sekitar jam 09.30. Terbangun karena sakit perut dan mikirin Dokumen RKAB yang belum ane kerjain sih tepatnya, kemudian langsung ane lanjutkan mandi dan ngeteh dilanjut buka laptop.
Selesai membalas WA beberapa klien, akhirnya ane lanjut laptopan untuk mulai ngerjakan RKAB. Jujur hari ini mood ane untuk kerja agak low ya.. karena sebenanrya masih pengen istirahat.. tapi sejak internet dinyalakan aja, udah ada klien yang nagih kerjaan. 😭
Ane juga sebenarnya ada rencana refreshing ke Malang hari ini, pengen camping ke Batu, tapi ah.. gagal karena dikejar deadline lagi dan lagi😅😅😭. Ane pikir sebelum jam 12 siang udah selesai, tapi ternyata karena mood ane agak low jadi ane pun susah konsentrasi dan ujung2nya kerjanya jadi lama.
Malamnya, selesai mengirim dokumen RKAB via email, ane lanjutkan nonton film The Guilty, dimana pemeran utamanya Jack Gyllenhaal. Sebenarnya ini film udah beberapa hari ane tonton sih, tapi sepenggal2 aja karena nggak ada waktu luang. Akhirnya malam ini bisa di finishing. Plot twist banget sih film ini haha..Dimana dia itu operator 911, yang awalnya mau membantu perempuan yang dia kira diculik n mau dibunuh suaminya. Eh ternyata setelah dia bantuin dan ikutan stress, ternyata perempuan itu ODGJ yang mau dibawa suaminya ke RSJ karena udah melakukan pencobaan pembunuhan ke anak bayinya sendiri (perut anaknya dibedah karena si perempuan percaya ada ular didalamnya). Nah lo.. padahal di Jack udah ikutan stress, nyuruh si perempuan timpuk kepala suaminya sama batu, nyuruh si perempuan tarik hand rem pas posisi mobil di highway). Ternyata suaminya itu meski mantan napi tapi orang baik yang mau ngobatin kejiwaan istrinya. hadeehhhh.....
Selesai nonton, karena bosen ane naik ke Kia Rio dan jalan-jalan menikmati udara malam Surabaya, yang akhir-akhir ini lagi panassss banget. Dari Sukolilo, ane muter ke bandara lewat tol, trus muter ke surabaya pusat n utara akhirnya balik ke rumah. Lumayan lama juga 1,5 jam.
Selasa, 26 Oktober 2021 : Gagal Proyek
Surabaya, 26 Oktober 2021
Hari ini ane bangun cukup pagi, sekitar jam 04.30. Rencananya ane akan ngelanjutin untuk membuat bab kajian keuangan yang kemarin sempat ane tunda pembuatannya karena harus bikin dokumen perpanjangan izin. Setelah bangun, ane segera cuci muka dan minum air putih. Kemudian membuka HP...
Ada pesan dari pemberi proyek, intinya mengatakan kalau "belum terlanjur beli tiket, maka jangan beli dulu. Soalnya ada trouble di tim. Nanti saya telfon."
Waduhh kenapa ni?
Jadi cerita awalnya ane diminta salah satu klien untuk membuat "dokumen penawaran bisnis". Bisnisnya masih dalam bidang pertambangan sih gan, eh tapi kan, ane nggak punya ilmu - ilmu bisnis dan keuangannya itu. Meski ane dikasih contoh dokumennya, tapi topiknya bukan pertambangan, melainkan transportasi setebal 300 halaman lebih huhuhu. Bedah jauhhh otomatis gan bahasan-bahasannya antara pertambangan vs transportasi. Awalnya ane udah bilang kalau ane ragu bisa ngerjain itu, tapi klien ane mendesak ane untuk mencoba dulu. Ini totally beda banget sama dokumen izin pertambangan yang biasa ane bikin sehari-harinya, ini benar-benar harus mikir dari 0.
"Dicoba dulu aja mbak, aku percaya sama sampean kok."
Sebenarnya memang ane dijadwalkan berangkat ke Jakarta siang ini gan. Untuk mempresentasikan "dokumen penawaran bisnis" itu ke tim besar. Tapi mendapati pesan seperti itu ane jadi bimbang.
Duh.. kayaknya gak jadi nih.. trus dilanjutin nggak nih ngerjain kajian keuangannya.. mana ane stuck lagi.
Pikiran ane bertanya-tanya. Ada masalah apa ya. Kok ngebatalinnya mendadak banget. Apa karena timnya ada yang gak bisa Dateng, apa timnya masih nggak sekonsep pemikirannya, dan lain-lain.
Ah tapi itu kan bukan urusan ane mencari tau sejauh itu. Nanti juga kan ane ditelfon, pasti dijelasin kok alasannya apa. Jujur ane malah lega sih.. lega banget. Karena proyek ini susaaaaaahnya bukan main. Menyusun sesuatu dokumen super tebal dalam jangka waktu yang singkat banget. 😭😭
Bayangkan aja kaya nyusun skripsi dan cuma dikasi waktu 2 minggu.😅😅 dan... disaat aku masih ngerjain seabrek dokumen lainnya.. Oh my Lord.
Gimanapun karena mendapati pesan seperti itu, ane hentikan pembuatan kajian keuangan yang sudah dapat 8 halaman, dan melanjutkan pekerjaan lain yaitu dokumen perpanjangan izin di lokasi lain.
Sekitar jam 9 pagi, ane akhirnya ditelfon si pemberi proyek dan dijelaskan alasannya kenapa aku nggak usah ke Jakarta sore ini. Dari penjelasannya, inti yang kutangkap adalah, tim mereka tidak puas dengan kerjaan yang sudah kubikin (terutama untuk bab 1, 2, 3, 4 dan 6). Katanya masih jauh dari harapan mereka. Dan tidak mirip dengan dokumen contoh yang pernah mereka kasih ke ane setebal 300 halaman lebih itu.
Sakit hati? Hehe.. ya biasa aja sih. Ane malah lega. Ane langsung jelasin ke klien kalau ane udah berusaha maksimal. Ane emang nggak ada keahlian dalam bidang bisnis. Kemampuan ane emang mentok sampai disitu aja. Ane sarankan dia untuk membuat dokumen penawaran bisnis memakai konsultan profesional yang berbentuk badan hukum dan punya tim. Ane juga meminta maaf dan menawarkan pengembalian uang DP sampai 50%.
Hhh... Beban berat di pundak ane langsung terangkat seketika saat sambungan telfon dimatikan. Klien OK with that (at least from I heard). Dan aku bisa fokus mengerjakan dokumen perpanjangan setelahnya.
Setelahnya ane inget sempet nyantai-nyantai sambil nonton serial Netflix favorit ane, YOU. Sekitar siang/sore baru ane lanjutkan lagi kerjain dokumen perpanjangan izin...
10.26.2021
Lumajang, 6 Desember 2017 : B29 dan B30!
Puncak B30 di Desa Senduro, Kabupaten Lumajang. Nyetir sendiri naik motor sama temen dengan jarak 188 kilometer Surabaya-Lumajang (B30). PP hampir 400 kilo dalam 2 hari. Tapi pemandangannya luar biasa. Tarif masuk hanya 5 ribu, naik ojek dari homestay kaki B30 ke puncak B30 100rb/orang/PP (ojek dgn jalur offroad/trail). Ketinggian puncak B30 mencapai 2900 mdpl.
.
Perjalanan ini sekaligus ngetes ketahanan tubuhku nyetir motor jarak jauh, ternyata kuat 188 km, berhenti 3x. Untuk persiapan motoran 'Ekspedisi Nusatenggara 2018.'


