Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work.

Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik Backpacking DN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik Backpacking DN. Tampilkan semua postingan

7.16.2024

Pengalaman Naik Travel DAYTRANS Rute Surabaya - Solo (2024)

Pada 3 Juli 2024 kemarin, karena kehabisan tiket kereta Surabaya - Solo (yang harganya sesuai dengan kantong ane), ane akhirnya browsing-browsing travel Surabaya - Solo yang masih available untuk keberangkatan malam hari. Ane akhirnya menemukan travel DAYTRANS, dimana untuk rute Surabaya - Solo jadwalnya cukup banyak, bahkan sampai malam. Ane membuat akun dan akhirnya membeli 1 tiket untuk kursi di belakang seharga Rp 156.500. Menurut ane cukup murah karena perjalanan ini bakalan full tol dan menurut jadwalnya akan ditempuh dalam waktu 3 jam.

Ane berangkat dari pool resmi Daytrans Surabaya di Jalan Ahmad Yani. Ane sampai dilokasi sekitar 20 menit sebelum jadwal keberangkatan. Ane dijadwalkan akan berangkat pukul 20.30. Ane segera konfirmasi ke admin dan diminta menunggu di kursi tunggu. Fasilitas di pool itu ada ruang tunggu ber-AC, ruang tunggu biasa diluar dan toilet.

Keberangkatan sempat terlambat selama kurang lebih 20 menit. Untuk rute Surbaya - Solo, Daytrans menggunakan Toyot Hiace kapasitas 14 kursi. Ane duduk manis di kursi belakang dan perjalanan dimulai dengan masuk Tol Waru  untuk tembus ke Tol Warugunung dan selanjutnya menempuh full tol mulai dari Surabaya - Mojokerto - Jombang - Nganjuk - Caruban - Ngawi - Sragen - Solo. Ane sempet menggunakan pengukur kecepatan dan memang drivernya selalu berjalan sesuai aturan yakni maksimal 100 km/jam. Perjalanan sempat agak berguncang tapi itu wajar karena ane duduk di kursi paling belakang. Drivernya juga nyetir dengan stabil dan fokus.

Sekitar 23.30 setelah menempuh 2.5 jam perjalanan akhirnya ane sampai di Pool Daytrans Solo di deket fly over Purwosari. Jadi ane tiba lebih cepat dari waktu perkiraan. Selama perjalanan kita tidak mampir ke rest area (mungkin kalau ada yang request bisa dimampirin). Jadi travel yang ane naikin ini tidak door to door ya, tapi pool to pool. Tapi jangan kawatir, meskipun sampainya malam, tapi pool Solo ini masih cukup ramai dan gampang memesan ojek online.

Kesan ane cukup memuaskan sih. Dan kayaknya ane bakal langganan pakai travel ini untuk ke Surabaya. Selain jam keberangkatannya banyak, harganya terjangkau, drivernya juga nyetir dengan baik dan sesuai aturan. Skor ane 8/10 lah. Thank you Daytrans dan semoga setelahnya ane bisa langganan.

Oiya btw ini jadwal jam keberangkatan travel DAYTRANS dari Solo ke Surabaya, dan Surabaya ke Solo yang ane rangkum dari websitenya. Untuk booking langsung ke website DAYTRANS aja atau download aplikasinya di playstore.


Parkir Inap Mobil Stasiun Tulungagung (2024)

Adakah parkir inap mobil di Stasiun Tulungagung? Jawabannya adalah tidak ada. Ane udah buktikan sendiri dengan datang ke lokasi pada 21 Mei 2024, dan menanyakan ke petugas parkir inap motor yang berada di seberang Stasiun Tulungagung. Selain itu Stasiun Tulungagung juga nggak mempunyai halaman stasiun seperti hal-nya stasiun yang lain.

Kalau mau tetap memarkirkan mobil di seberang Stasiun Tulungagung, maka kurang aman karena itu tidak ada yang menjaga 24 jam, serta lokasinya yang berada di bahu jalan persis (tidak ada pembatasnya/pintu karcisnya).

Salah satu alternatif untuk parkir inap mobil adalah di RSUD. Bisa di RSUD manapun asalkan pas ga penuh aja (ga enak sama rumah sakitnya kalau pas penuh). Usahakan cari RSUD yang parkirannya luas, dan ada gerbang karcisnya. Tarifnya biasanya normal, dan mobil lebih aman. 

Info ini bisa digunakan saat keadaan darurat yang harus ninggalin mobil sebentar di Tulungagung. Ane sendiri saat itu hanya parkir inap 1 malam karena ada keperluan mendadak di Surabaya. Tidak disarankan parkir inap jangka lama karena parkiran RSUD sendiri pasti diprioritaskan untuk pasien/keluarga pasien yang berkunjung.

Tarif Parkir Inap Motor/Mobil di Stasiun Solo Balapan (2024)

Berikut ini informasinya yang ane foto langsung di Stasiun Solo Balapan

7.12.2024

Mengubah Mobil Sedan (Kia Rio) menjadi Campervan

Ane copy paste jawaban ane dari Forum Quora dengan pertanyaan, "Apa yang harus dilakukan saat di kota orang dan tidak ada orang yang dikenal?"

Saya biasa melakukan roadtrip naik mobil sedan (Kia Rio), dan bagian kursi belakang sudah saya bongkar dan pasangi triplek (tebal 15 mm) supaya rata. Kemudian diatasnya dikasih kasur, sprei, bantal dan jadilah kamar minimalis hehe.. tidur begini paling enak dilakukan di area/tempat yang dingin.

Tips trik tidur dan memilih tempat tidur: Turunkan kaca jendela sedikit, kalau saya sekitar 2–3 cm di bawah batas talang air, Tidur di pom bensin 24 jam yang terdapat banyak supir-supir truk juga tidur disitu, tidur di rest area tol kalau udah ga kuat fokus karena ngantuk (sehingga kartu ane sering "travel expired" pas exit), tidur di area camping/area yang banyak penjual 24 jam. Kalau mau lebih privacy bisa dengan memasang penutup kaca yang banyak dijual di online shop.

Kalau tidur di tempat yang ga terlalu dingin ane juga pake kipas angin portable, sumber dayanya dari powerbank. Jadi tetap ada sirkulasi udara/ga sumpek. Kunci, HP, kacamataku, dan dompet ane pastikan selalu di tempat yang sama dan aman.

Bangun paginya langsung bawa baju ganti +handuk ditas, mandi di toilet umum. Sampe mobil lagi udah seger dan siap lanjutkan perjalanan. Terkadang kalau tempatnya memungkinkan (misal pas ga di area SPBU), ane juga keluarin kompor kecil dan bikin kopi /makanan ringan lainnya disamping mobil.



3.22.2018

CARA MENUJU PANTAI ORA (TRAVELING JANUARI 2018)

Resort Ora

Pantai Ora, siapa yang tidak mau kesini? Salah satu primadona di Provinsi Maluku, salah satu primadona bagi negara kita tercinta, Indonesia. Aku dan tiga orang teman mendapatkan kesempatan mengunjungi Ambon dan Pantai Ora pada tahun baru 2018 lalu selama 4 hari 3 malam. Budget yang kami habiskan adalah sekitar 3,5 juta rupiah per orang dengan metode backpacker (sudah termasuk tiket pesawat). Di bawah ini akan aku jabarkan cara menuju Pantai Ora di Pulau Seram.


Jarak dari Pelabuhan Tulehu ke Amahai

NB: Pantai Ora dan Ambon itu masih jauh ya teman-teman. Ambon ada di Pulau Ambon, sementara Pantai Ora ada di Pulau Seram. Yap. Dua pulau yang berbeda. Jadi untuk menuju Pantai Ora teman-teman harus melakukan perjalanan darat dan laut.

1. Sampai Bandara Pattimura di Ambon jam 06.00 WIT, kami ditawari mobil Avanza yang banyak stand by di depan Bandara untuk menuju langsung ke Pelabuhan Tulehu, seharga Rp 150.000/mobil. Kalau waktunya longgar bisa juga naik angkot dua kali, dengan rute Bandara Pattimura -Terminal Mardika, disambung angkot lainnya dari Terminal Mardika - Pelabuhan Tulehu. Karena kami mengejar speed boat yang jam 09.00 WIT, kami memutuskan langsung charter Avanza. Jarak tempuh dari Bandara Pattimura ke Pelabuhan Tulehu dengan naik mobil charter Avanza sekitar 1 jam dengan medan perbukitan yang lumayan meliuk-liuk.

NB; Jadwal speed boat ke Pelabuhan Amahai sehari ada 2x, yakni jam 09.00 WIT dan 16.00 WIT

2. Sesampainya di Pelabuhan Tulehu, kami segera membeli tiket speed boat untuk menuju ke Pelabuhan Amahai di Pulau Seram. Ada dua loket di Pelabuhan Tulehu, satu loket untuk penjualan tiket kapal ke Pulau Saparua (Harganya Rp 65.000), satu loket untuk penjualan tiket kapal ke Pulau Seram (Harga Rp 115.000 sekali jalan untuk kelas ekonomi, Rp 260.000 untuk kelas VIP). Lama perjalanan dari Pelabuhan Tulehu ke Pelabuhan Amahai sekitar 4 jam. 

Selesai beli tiket, kami putuskan sarapan di warung yang banyak tersebar di pintu masuk Pelabuhan Tulehu. Harga makanan cukup bersahabat, antara Rp 20.000 sd Rp 25.000 sekali makan.

3. Sampai di Pelabuhan Amahai di Pulau Seram bagian selatan, kita putuskan naik angkot yang stand by di depan pelabuhan untuk menuju ke terminal di kota.  Di Pelabuhan Amahai banyak sekali supir yang menawarkan charter mobil pribadi untuk diantar sampai ke Desa Saleman sebagai titik pemberhentian terakhir sebelum Pantai Ora. Namun harganya gila-gilaan, satu mobil ditarif Rp 800.000. Kami menolak dan pilih naik angkot ke terminal kota. Siapa tau disana bisa dapat charteran mobil lebih murah. Tarif naik angkot Rp 5.000/orang.

Pelabuhan Amahai, Pulau Seram

Angkot dari Pelabuhan Amahai ke Kota Amahai

4. Sampai di Terminal di Kota Amahai, kita tinggal keluar terminal dan sudah banyak jasa charter mobil/jasa transportasi menuju ke Desa Saleman di titik pemberhentian terakhir sebelum Pantai Ora. Ada dua pilihan, kalau mau naik tanpa charter, biayanya Rp 75.000/orang. Namun konsekuensinya, harus menunggu mobil sampai penuh dahulu. Kalau mau charter, biayanya Rp 500.000 sd Rp 600.000/mobil/sekali jalan. Karena kita hanya berempat dan tidak nampak traveler lainnya yang kelihatan, kita memutuskan charter.
Charter mobil menuju Desa Saleman

5. Sebelum berangkat kita putuskan sarapan dahulu karena di sepanjang jalan Kota Amahai ke Desa Saleman itu bakal jarang banget warung, kebanyakan hutan belantara. Lama perjalanan dari Kota Amahai ke Desa Saleman sekitar 2 jam dengan kondisi jalan yang cukup bagus, namun berkelak-kelok ala pegunungan.
Kondisi jalan dari Amahai ke Saleman

 Hutan di samping kanan dan kiri jalan

Salah satu spot foto. Di kejauhan itu adalah Pantai Ora.

6. Sampai di Desa Saleman, kita diaturkan driver mobil untuk charter boat lagi untuk mengantarkan ke penginapan kita yang berada di Desa Mata Air Belanda. Dari Desa Saleman ke Desa Mata Air Belanda memang masih cukup jauh, sekitar 2-3 kilometer, dipisahkan oleh lautan. Tarif sewa boar adalah Rp 700.000/boat, namun itu sudah termasuk diantarkan Desa Saleman-Desa Mata Air Belanda PP, diantar renang sore harinya ke Spot Tebing, diantar esoknya seharian snorkeling ke Pantai dan Resort Ora.
Desa Saleman. Cantik banget.

Desa Saleman

Desa Saleman

7. Penginapan di Desa Mata Air Belanda ini seharga Rp 300.000/malam. Bisa untuk 2 orang. Jika tambah makan maka biayanya Rp 50.000/orang/sekali makan. Daari Desa Mata Air Belanda, masih harus naik boat lagi sekitar 15 menit untuk menuju Pantai/Resort Ora yang indahnya benar-benar tak ada tandingannya.
Laut dangkal di depan penginapan di Desa Mata air Belanda

Desa Mata air Belanda kaya akan sumber air tawar

Desa Mata air Belanda

 Meninggalkan Desa Mata Air Belanda untuk menuju SPOT Tebing

Desa Mata air Belanda

PEMANDANGAN DI SPOT TEBING


PEMANDANGAN DI RESORT ORA DAN SEKITARNYA











NB; Menggambil gambar dari postingan ini boleh namun harap mencantumkan sumbernya. Terimakasih Guys!!

2.08.2017

Tarif Parkir Inap Motor di Bandara Juanda Terminal 1

Bandara Juanda (GALUH PRATIWI)

UPDATE 2022 : Tarif parkir inap motor di Terminal 1 maupun Terminal 2 sekarang udah naik menjadi sekitar Rp 35.000/malam (kisaran itu yah)

#####

UPDATE Maret 2017 : Tarif parkir inap motor di Terminal 1 maupun Terminal 2 sekarang udah naik menjadi Rp 25.000/malam. Dasar tarifnya jelas dan resmi, yakni Perda Nomor 7 Tahun 2012 tentang Pajak Parkir Kota. Tarif lengkapnya sesuai gambar di bawah ini. Aku foto sebelum pintu keluar Bandara Juanda.



Pengalaman pribadi, nitip motor di parkir inap Terminal 2 Bandara Juanda buat backpackeran ke Beijing dari 23 Maret 2017 jam 14.20, diambilnya 28 Maret 2017 jam 22.00, total tarifnya Rp 128.000. Ah, terlalu sadis caramu...

###

Sewaktu akan backpackeran ke Pulau Rote pada 9-13 Desember lalu, aku sempat dibingungkan dengan sarana transportasi yang bisa mengantarkanku ke bandara. Dengan posisi kosku yang berada di Surabaya Pusat (Jalan Merapi), jarak ke Bandara Juanda adalah sekitar 20 kilometer. Dengan jadwal penerbangan pagi (take off 06.25), satu-satunya pilihan transportasi untukku adalah taksi atau uber, dua-duanya lumayan mahal. Paling nggak diatas Rp 50.000, taksi mungkin lebih mahal lagi. Aku paling anti yang mahal-mahal, apalagi perjalanan baru dimulai.

Aku mulai memutar otak, mencoba cari-cari informasi tentang tarif parkir inap motor di Bandara Juanda. Apakah parkir inap motor diizinkan? Bagaimana kalau tarifnya perjam? Kan malah tekor tuh. Aku mencoba mencari informasi lebih spesifik. Hal yang sedikit meyakinkanku adalah aku pernah menginapkan motor di Bandara Juanda Terminal 1 pada 2014 lalu. Dan sama sekali tidak ditarik biaya inap motor, hanya biaya keluar gate sebesar Rp 1500.

Berdasarkan pencarianku di google, banyak agan-agan yang menceritakan pengalamannya menginapkan motornya di Bandara Juanda. Kebanyakan bilang tarif inap adalah Rp 5000/24 jam. Mereka bilang jika mau parkir inap sebaiknya bilang pada petugas yang memeriksa STNK, nanti akan diarahkan ke parkir khusus motor yang menginap. Aku mencoba membuktikannya sendiri. Apakah benar Rp 5000/24 jam? Kok murah banget ya?

Aku sampai di Bandara Juanda Terminal 1 jam 05.00 pagi, setelah masuk gate dan lewat pemeriksaan STNK, aku bilang ke penjaga mau parkir inap. Bapak penjaga segera mengarahkan motorku untuk langsung belok kanan dan diparkirkan disitu (posisi lahan untuk parkir inap adalah setelah pemeriksaan STNK langsung belok kanan). Aku menurut dan pasrah, semoga saja memang Rp 5000/24 jam. Aku diberikan karcis inap khusus. Kalau helmnya mau dititipkan bisa juga.

Tanggal 13 Desember, setelah penerbangan pagi yang mengantukkan dari Kupang, aku segera menuju parkir motor untuk mengambil motorku. Dan tau berapa tarifnya?? Cuma Rp 20.000...Muraaah banget gaaan. Jadi total biaya menginapkan motor selama 4 malam di Bandara Juanda Terminal 1 adalah Rp 20.000 + Rp 1500 (tarif karcis gate). Masih dibagi berdua sama temen ane..Murah ya daripada naik taksi atau uber hehehe.

Jadi jangan ragu menginapkan motor di Bandara Juanda gan. Sementara aku baru bisa memberi informasi untuk Terminal 1, untuk terminal 2 aku masih belum pernah. mungkin agan-agan di bawah bisa menambahkan?

FAQ
1. Ada berapa lokasi parkir inap di Bandara Juanda gan?
~ Berdasarkan informasi dari situs www.juandaairport.com, ada dua lokasi parkir inap yakni di seberang terminal keberangkatan internasional (Terminal 1) dan yang kedua di terminal keberangkatan domestik (Terminal 2).

2. Jadi kita harus pegang setidaknya dua karcis kalau parkir inap?
~ Iya gan. Pertama karcis masuk Bandara Juanda, kedua karcis bukti parkir inap.

3. Berapa tarif parkir inap untuk mobil pribadi atau bus?
~ Berdasarkan informasi dari situs www.juandaairport.com, di bawah ini adalah rincian tarif parkir inap untuk kendaraan roda empat: 
1.    Golongan I (kendaraan roda empat seperti sedan, jeep, mikrobus, dan kendaraan roda empat lainnya)
  • Masuk parkir: Rp4.000 (1 jam pertama).
  • Parkir 2 jam hingga 5 jam, dikenakan Rp1.500 per jam.
  • Parkir di atas 5 jam hingga 12 jam, dikenakan total Rp15.000 per malam.
  • Parkir di atas 12 jam hingga 24 jam, dikenakan total Rp30.000 per malam.
2. Golongan II (bus, minibus, truk, atau kendaraan beroda di atas 4)
  • Masuk parkir: Rp7.000 (1 jam pertama).
  • Parkir 2 jam hingga 5 jam, dikenakan Rp2.500 per jam.
  • Parkir di atas 5 jam hingga 12 jam, dikenakan total Rp25.000 per malam.
  • Parkir di atas 12 jam hingga 24 jam, dikenakan total Rp50.000 per malam.
3. Roda dua atau sepeda motor, dikenakan tarif Rp1.500 per malam.

Daftar tarif tersebut sudah termasuk retribusi pemerintah daerah dan PPN sebesar 10 persen. Jika, kartu parkir hilang, maka akan dikenakan denda Rp50.000.

4. Bagaimana alternatif transportasi dari dan menuju Bandara Juanda?
1. Mobil/Kendaraan Roda 4
Bandara Juanda terkoneksi dengan Jalan Tol Waru-Juanda menuju ke Surabaya

2. Bus
Bus DAMRI disediakan oleh pemerintah setempat untuk mengantarkan penumpang ke Terminal Surabaya yang dimulai sejak bulan November 2006. Dari Terminal Surabaya, bisa dilanjutkan naik gojek, bus kota ataupun taksi untuk menuju Kota Surabaya.

3. Taksi
Taksi Primkopal Juanda memberlakukan tarif tetap ke berbagai macam tujuan di kota Surabaya dan daerah sekitarnya termasuk Malang, Blitar, Jember, Tulungagung. Berbeda dengan bandara lainnya di Indonesia. Tiket taksi dapat dibeli di loket yang terletak di pintu keluar bandara.

4. Gojek
Tinggal pesan online. Tarif sekali jalan dari Bandara Juanda ke Surabaya Pusat sekitar Rp 50.000

1.02.2017

Jadwal Kapal Cepat Rote - Kupang dan Kupang - Rote

 Jadwalnya tetap, aku foto di Pelabuhan Ba'a. Tetapi untuk kepastian keberangkatan kapalnya harap menghubungi nomor di bawah ya gan. Semoga lancar perjalanannya ke Pulau Rote. Tidak bisa dipesan, pembelian adalah pada hari H di Pelabuhan Ba'a.

Jadwal kapal cepat Kupang Rote (kiri)
Jadwal kapal cepat Rote-Kupang (kanan)
Sumber: Dokumentasi Pribadi di Pelabuhan Ba'a (Desember 2016)

Harga tiket kapal cepat Bahari Express
Sumber: Dokumentasi Pribadi di Pelabuhan Ba'a (Desember 2016)

NB: Tiket kapal cepat Bahari Express dari Kupang ke Rote dibeli langsung di pelabuhan Tenau (gerbang pelabuhan dibuka jam 07.00-08.00).

12.29.2016

Pengalaman pesan bus EKA (Surabaya-Solo) via bosbis.com

Sumber gambar : DISINI

Mungkin banyak yang belum tau kalau sekarang bisa pesan bis maupun travel via online, situs tersebut bernama www.bosbis.com. Disini aku akan menceritakan pengalaman pesan online bus EKA via bosbis sewaktu liburan natal (high season untuk transportasi).

Aku pesan tiket bus EKA jurusan Surabaya-Solo pada Kamis tanggal 22 Desember 2016 setelah kebingungan karena hampir semua tiket kereta api untuk liburan natal sudah habis. Setelah hunting singkat via bosbis.com, aku mendapatkan bus EKA hari Sabtu 24 Desember 2016 berangkat jam 08.00 pagi dengan titik keberangkatan dari Garasi EKA-MIRA seharga Rp 85.000. Selanjutnya, aku masih bingung. Apakah booking via bosbis.com bisa dipercaya? Ah aku pasrah saja, jikalau tidak bisa ya nggak jadi pulang.

Berikut langkah-langkah booking tiket bus/travel via bosbis.com:

1. Download aplikasi bosbis di Play Store

2. Klik pilihan menu dan pilih 'cari keberangkatan'

3. Tentukan kota keberangkatan, kota tujuan dan tanggal keberangkatan
4. Pilih bus / travel/ shuttle yang diinginkan

5. Tentukan titik keberangkatan, Nomor kursi bus/travel/shuttle, Data pemesan (nama lengkap, email, nomor telepon, dan tanggal lahir) dan Data penumpang



6. Klik booking tiket


7. Konfirmasi data

8. Pembayaran (bisa via bank transfer, kartu kredit, mandiri clickpay, ATM virtual account, serta jaringan Alfasgroup)
9. Konfirmasi pembayaran (kembali ke menu utama dan pilih konfirmasi pembayaran, masukkan data Kode Booking, nama pemilik rekening bank yang digunakan untuk membayar tiket, nomor rekening, nama bank, jumlah transfer dan catatan)

10. Setelah pembayaran terkonfirmasi maka E-tiket akan dikirimkan via email

11. Print E-tiket untuk digunakan check in di titik temu.

Pada E-tiket, penumpang dianjurkan datang di titik pertemuan selambat-lambatnya satu jam sebelum jam keberangkatan. Tetapi waktu aku datang jam 7.00 (satu jam dari keberangkatan), malah belum ada petugas EKA sama sekali. Jadi tidak masalah datang jam berapa yang penting sebelum jam keberangkatan.

Setelah tiba di garasi EKA-MIRA Jalan Raya Gilang 10 di Taman, Sidoarjo, agan langsung aja menuju ke ruang tunggu (setelah gerbang masuk ada di sebelah kanan). Di ruang tunggu ini agan tunggu saja petugas EKA, setelah datang bisa langsung check in dengan menunjukkan identitas asli.

Setelah check in jika masih bingung bus EKA mana yang bakal agan tumpangi, agan minta tolong saja petugas untuk menunjukkan bus agan. Mereka baik dan ramah kok, bahkan aku diantarkan sampai ke busku.

Jika pesen online via aplikasi bosbis, kita hanya akan diberi 4 pilihan tempat duduk yakni A1, A2, A3 dan A4 (2 baris bangku terdepan di sebelah kiri). Sisa bangku lainnya adalah untuk penumpang non online. Nah pas masuk bis kalau agan mau pindah tempat duduk tidak masalah. Nanti sewaktu kondektur narikin uang tiket, agan tunjukkan aja E-tiket agan mereka udah paham. Oiya, harga yang kita bayar itu belum termasuk makan di RM Duta ya jadi nanti kalau mau nambah makan nambah uang Rp 12.000.

Nah itulah pengalamanku pesen bis EKA via bosbis. Aku puas sih, meskipun sistem pemesanan online ini belum lama diluncurkan, tapi sudah sangat membantu. Jangan ragu pesan bus/travel/shuttle via bosbis!

NB; Oiya, aplikasi bosbis ini tidak hanya untuk pesan bus/travel/shuttle di Pulau Jawa saja lo, ada juga beberapa provinsi lainnya seperti di bawah ini:

1. Aceh; 
2. Beberapa bandara (Juanda Surabaya, Kualanamu Medan, Soekarno Hatta Cengkareng, Soekarno Hatta Jakarta dan Sultan Iskandar Muda Aceh); 
3. Bali; 
4. Banten; 
5. Bengkulu; 
6. DI Yogyakarta; 
7. DKI Jakarta; 
8. Jawa Barat; 
9. Jawa Tengah; 
10. Jawa Timur; 
11. Kalimantan Selatan; 
12. Kalimantan Tengah; 
13. Kalimantan Timur; 
14. Lampung; 
15. Riau; 
16. Sulawesi Barat; 
17. Sulawesi Selatan; 
18. Sumatera Barat; 
19. Sumatera Selatan dan 
20. Sumatera Utara.