Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work.

10.26.2021

Jogja, 30 Mei 2012 : Penggalan Kisah ke Roma, Italia (Meloncat ke 2017)

Jogja, 30 Mei 2012
Lokasinya tidak kuingat dengan pasti. Tapi melihat karakter dan keseharianku dulu, ini adalah saat aku semester 4 kuliah di Teknik Geologi UGM. Kemungkinan aku berada di Kamar Kosan Sagan, Jogja.

Hari ini membaca salah satu koran Jogja..
"Seorang bapak namanya x (aku lupa), akan mengendarai vespa dari Yogyakarta ke Italia..Misinya adalah berhasil mengendarai vespa sampai ke negara asal pembuat motor tersebut..Jumat tanggal 1 Mei besok dia akan berangkat, dengan jarak 27000 km membentang di depannya..Persiapan yang dilakukannya adalah memperbaiki motornya hampir selama setahun belakangan dan membawa uang 970 juta."
Kuharap aku mempunyai keberanian semacam ini one day.. Not this way of course.

Amsterdam, 27 Juni 2017
Bandara Schipol, menunggu penerbangan ke Roma 😊😊
Malam ini, ditemani semilir dingin angin di Kota Amsterdam, aku naik bus untuk menuju Bandara Schipol. Petualanganku di Benua Biru Eropa akan berlanjut ke negara selanjutnya, Italia. 😊❤️

Italia... Salah satu negara yang paling kufavoritkan selama ini selain Amerika Serikat. Salah satu negara yang berada di list negara yang ingin kukunjungi. Dan malam ini, aku sedang menunggu penerbangan kesana. Penerbangan memang masih esok pagi, namun untuk menghemat pengeluaran, malam ini kuputuskan untuk tidur 'klesotan' di Area Keberangkatan Bandara Schipol. Aku tidur di lantai sudut bandara yang sepi, sembari mengecharge HPku.

Tidurku memang tidak nyenyak, bahkan aku tidak bisa tidur. Aku hanya gulang guling kesana kemari. Didepanku terlihat seorang bule yang membuatku iri karena bisa tidur dengan nyenyaknya sampai mendengkur wkwkwk.😁😁

Bagaimanapun, aku terbangun keesokan harinya dan bersiap terbang ke Roma 😊.

Roma, 28 Juni 2017
Bandara
Penerbangan ane selama kurang lebih 1,5 jam dari Amsterdam berjalan lancar. Meskipun tidak tidur semalaman, ada semangat membara di dalam diri ane. Seorang Galuh Pratiwi, pemimpi ulung di kosan Sagan ini, telah menginjakkan kakinya di Roma, Italia !! 😁😁😁

Ane segera naik bus bandara untuk menuju Terminal Termini di Kota Roma. Karena lebih murah langsung membeli tiket PP, ane langsung beli tiket seharga 16 Euro. Itu karena rencana ane hanya akan di Roma 3 hari 2 malam. Jadi nanti dari Kota Roma ke Bandara, ane gak perlu ribet-ribet lagi cari tiket bus.

Jogja, 12 Desember 2014 : Ndeso + Kuper 😁😁😁

Aku lebih suka memandang ini, alami dan apa adanya, daripada gemerlap dunia modern yang bikin pusing dan menuntut penjagaan image. Hehe.
Lokasi: Pegunungan Fatumnasi, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur

Q bisa dibilang merupakan orang ndeso. Setiap diajak ngomong tempat nongkrong, rumah makan bagus, gadget canggih, q jarang tau, bahkan yang lokasinya di Jogja sekalipun. Entah kenapa aku seperti tak tertarik, di samping uang juga tak pernah mencukupi untuk kebutuhan seperti itu. Entah kenapa berada di tempat seperti inilah yang justru membuatku merasa nyaman, menikmati hidup, dan selalu merasa ingin tau. Q melakukan perjalanan darat menggunakan sepeda motor selama 5 jam dari Kupang menuju tempat ini, bukan hanya tentang tujuan, tapi perjalanan kesini dengan jalan menanjak rusak berbatu-batu, jalan longsor, beberapa kali hampir terjatuh, bertanya arah entah berapa kali dengan warga lokal, keindahan alam milik Sang Pencipta, semuanya membuat hidupku lebih bermakna. Sudahlah, sudah terlalu panjang hehehehe..

Jepara, 22-23 Juni 2021 : Ke lapangan sendiri, pulang lewat hutan purwodadi

Solo, 22 Juni 2021

Ane dapat tugas dari salah satu klien untuk ngecek lokasi permohonan izin tambangnya di Jepara. Tugas ane adalah memetakan lokasi yang hendak diajukan WIUP, serta mengecek 1 lahan yang akan dibeli klien, itu posisinya dimana. Tapi lokasinya kali ini agak jauh, di Kabupaten Jepara, yang notabene saat itu masih 'zona hitam covid 19'. Ane berangkat sendirian dari Solo sekitar jam 3 sore. Rute yang ane lewati adalah Solo-Semarang via tol, selanjutnya disambung jalan nasional dari Semarang-Jepara.

Perjalanan itu ane lalui dengan cukup lancar. Selepas keluar dari tol, di perjalanan Semarang-Jepara ane sempetkan makan malam bakso solo. Malamnya ane berhenti di pom bensin 24 jam dan tidur di mobil yang udah ane modifikasi jadi campervan. Malam itu tidur ane ga terlalu enak, beberapa kali terbangun, tapi syukurlah bisa "deep sleep" beberapa jam dan kebangun jam 6 pagi.


Jepara, 23 Juni 2021

Karena ga enak lama-lama di pom bensin yang sama, ane geser ke pom bensin selanjutnya untuk mandi dan bersih-bersih. Setelahnya ane cus mendekat ke lokasi tambang, sebelumnya sempatkan sarapan dulu di warung lokal.

Setelahnya ane menuju lokasi dan kerja selama kurang lebih 2 jam. Disitu ane mengukur WIUP untuk lokasi baru, dan memastikan 1 bidang lahan yang ditanya itu posisinya dimana. Setelahnya kita melakukan diskusi singkat dan sebelum pulang ane diajak makan siang dulu di warung yang sama dengan tadi pagi ane makan.

Setelahnya ane mengarah pulang, tapi ga lewat Semarang melainkan Purwodadi. Dan ane baru tau kalau ternyata jalur Pati - Solo via Purwodadi itu jalannya meliuk-liuk membelah bukit, dikelilingi hutan disamping kanan kirinya. Duh mana ane lewat situ pas malem lagi. Hanya sesekali berpapasan dengan truk-truk besar. Well, ane ga takut dengan setan atau semacamnya, namun lebih ke takut kalau mobilnya mogok di tempat sepi ini. Tapi syukurlah perjalanan selama 3 jam ane lalui dengan aman. Dan ane sampai dengan selamat di Solo sekitar jam 8 malam.

Well.. syukurlah. Berarti jarak yang udah ane tempuh selama 2 hari ini mencapai 400 km.

10.24.2021

Surabaya, 26 Maret 2021 : Adopsi Tole dari Stasiun Gubeng

Sore itu ane nganterin tim ane, Nur, untuk tes covid sebelum dia akan pulang kampung. Dan tiba-tiba di Stasiun Gubeng ada makhluk kecil malang ini, terlihat lemas dan sepertinya sakit. Ane langsung gercep ambil dan bawa pulang ke rumah untuk ane obatin dan rawat. Karena berjenis kelamin jantan, aku menamainya Tole.
Tole sempat beberapa hari dirumah, mau makan dan minum meskipun cuma sedikit. Ane berusaha semampu ane untuk mendorongnya makan dan minum yang banyak, supaya tidak dehidrasi. Tapi sepertinya tole sudah terlalu lemah. Beberapa hari kemudian dia meninggal. Ane sempet nangis dan menyesal, apa ane ga bisa merawatnya dengan maksimal. Tapi akhirnya ane merelakannya dan menguburkannya di tanah kosong depan rumah. 

Terimakasih Tole sudah sempat hadir di hidupku. Maafkan aku ga bisa merawatmu dengan maksimal.

Surabaya, 17 Juni 2020 : Survei ke Mojokerto, kangen Chiko Poppy !!

Surabaya, 17 Juni 2020

Hari ini aku diajak Dedy, salah satu teman baikku, untuk melakukan "survei sengketa lahan antara pihak X dan pihak Y" di Kabupaten M. Jadi inti permasalahannya, Dedy adalah konsultan di Lokasi X, sedangkan aku konsultan di Lokasi Y. Di lokasi X dan Y ini ada area seluas 1,5 hektar yang saling tumpang tindih, dimana masing-masing pihak saling mengakui kalau itu tanah mereka. 

Nah lo, siapa yang bener akhirnya? Hehe

Kami bertiga berangkat dari Surabaya jam 07.20, dijemput sama Dedy di kediaman kami. Perjalanan berlangsung lancar, melewati Jalan Tol Tambak Sari langsung tembus Jalan Tol Surabaya-Mojokerto. Aku yang sudah lama tidak ketemu dan cerita dengan Dedy, di sepanjang jalan kami isi dengan ceritaaaa terus. Cerita tentang segala hal. Mulai dari pekerjaan, isu-isu terbaru, termasuk rencana-rencana masa depan.

Kami sampai di lokasi jam 9 pagi. Segeralah dengan penunjuk jalan dari pihak ane, kami (ane, dedi, perwakilan dari lokasi X) mengelilingi area seluas 1,5 hektar itu. Kami tidak menjumpai masalah berarti, dan setelahnya antara kedua klien saling berdiskusi bagaimana baiknya. Sepertinya ujung-ujungnya klienku yang ngalah, eitss tapi mereka nggak mau ngasi akses jalan tambang untuk pihak X. Yahhh... itu dari mereka sendiri lah ya hehe.

Pulangnya kami - aku, Nur, Dedy - diajak klienku untuk makan di salah satu warung makan Mojokerto. Klienku ini vegetarian, jadi cukup hati-hati perihal makanan, namun dia tidak melarang/mengomentari juga kalau aku mau makan makanan yang lain.

Setelahnya dari sini aku diantar Dedy balik ke Surabaya. Kangeeeen banget sama 2 bocil, Chiko sama Poppy!

Surabaya, 25 Juli 2020: Buru-Buru Deadline Tulungagung, Adopsi Chabbita aka MIRA 😁😁

Well, hari ini ane capek bangeeet 😩.

Setelah 2 hari kemarin - 23 sd 24 Juli 2020 - ane di Sampang, Madura, untuk memasang patok-patok batas calon lokasi tambang, hari ini sejak pagi ane sudah dikejar-kejar klien Tulungagung untuk segera memasukkan berkas KTT dan RKAB Eksplorasi. Kemarin malam ane baru pulang mendekati jam 22.00 dari Sampang, dan jujur rasanya badan masih mau leyeh-leyeh aja. Pengennya bangun siang... Eh tapi sejak bangun udah ditelfon-telfon aja ane 😔. Mereka minta pokoknya 2 berkas tersebut hari ini kudu masuk, karena mau diminta tanda terimanya.

Akhirnya ane paksa tubuh lelah ini untuk bangun, setelahnya mandi dan ngeteh untuk memberi kesegaran dan stamina. Setelahnya ane sarapan segelas energen, dan mulai mengerjakan berkas pertama, permohonan pengesahan kepala teknik tambang (KTT). Ane tidak terlalu menjumpai masalah berarti disini. Cukup mudah karena ane udah sering mengerjakannya. Hanya ada beberapa kekurangan berkas yang ane langsung mintakan ke pemohonnya, untungnya mereka gercep!

Selesai masalah berkas KTT, ane beranjak ke berkas RKAB Eksplorasi. Ini agak lama karena ane harus menggambar beberapa peta, dan menyusun konsep tabel-tabelnya. Untungnya bisa selesai !

Surabaya, 5 Agustus 2020 : XTRAIL!


Hari ini begitu abstrak 😁
Well, ane bangun pagi seperti biasa, dan hal pertama yang ane pegang pasti adalah HP. Mengacuhkan WA dari beberapa orang, ane langsung membuka OLX, dan kategori yang ane buka biasanya adalah mobil bekas. 

Ya... Ane pengen banget punya mobil (tua tidak apa-apa), yang besar, kuat dan tinggi ! Itu karena mobil ane sekarang - Kia Rio 2012 - tidak mempunyai 3 hal tersebut, terutama tidak tinggi. Alasan kedua, ane ingin bawa pulang Kia Rio 2012 ane supaya dipake keluarga ane, sementara untuk di Surabaya, pekerjaan di lokasi tambang, dan kemungkinan roadtrip kedepannya, ane pengen naik mobil yang punya 3 kategori diatas!

Eh tiba-tiba Nissan Xtrail 2004 ini nongol. WOW! Itulah kesan pertamaku saat melihat iklannya. Pengambilan fotonya ane rasa benar-benar ciamik! Dan harganya pun sesuai dengan kantong ane, dibanderol Rp 63.000.000.

Ane langsung "bernafsu" banget pengen memiliki ini mobil, dan tanpa ba bi bu langsung WA nomor tertera untuk janjian cek mobil nanti sore. Lokasi cek mobilnya sendiri ada di daerah Surabaya Barat.