Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work.

10.31.2020

Surabaya, 10 Mei 2017 : Kerja Keras !

Surabaya, 10 Mei 2017

Sekarang menderita dulu, badan remuk-remuk, nanti akhirnya bisa traveling harder/work with traveling. (Startup something).
'I have a lot of things to do right now so I have to cancel my journey in Myanmar (departure tomorrow 11 May actually, sad, yes sad, I think I cried a little bit this morning). But life is about making a decision. I take this hard decision because I know, I have this responsibility not to make my **** dissapointed with me. I keep motivate my self, If I do this right, then I can travel harder. It just the matter of time. Time. Yes time. I need to be more patient.'

I remember this day!

Aku ingat beberapa hari sebelum hari ini aku sempet galau parah. Karena apa.. karena aku mempunyai tiket penerbangan ke Myanmar, tapi aku tidak punya keberanian bahkan sedikitpun untuk menemui atasanku untuk minta izin kerja. Hal itu bermula dari bulan Maret 2017 kemarin, saat teman baikku tidak sengaja cerita ke atasanku kalau aku lagi ke China. Ya.. bolos. Aku bolos kerja. Dan atasanku mengetahuinya. Aku tau pasti aku salah. Aku ditegur tentang sikapku yang terkesan semena-mena. Jadi sekarang aku masih mau izin lagi untuk ke Myanmar? Hmmmmm.... No Way.. 😭 bahkan bibir ini tak sanggup berucap sepatah kata apapun.

Di periode waktu ini juga lah, ane sedang ada pekerjaan yang harus dilakukan dalam jangka waktu singkat. Jadi ane harus bekerja ekstra keras! Itulah alasan kenapa aku menulis status diatas.

Aku menulis ini pada 31 Oktober 2020 di Surabaya. Pengalaman B aja menurutku, tapi sejak saat itulah petualanganku benar-benar dimulai untuk menjelajah dunia! Tercatat tahun 2017, selain 2019, adalah tahun terektifku untuk menjelajah dunia karena di sepanjang tahun itu aku mengunjungi China, Islandia, Jerman, Belanda, Italia, Yunani, Vietnam dan Hawai'i. 😊

Kini aku telah resign dari pekerjaan utamaku, jadi aku bisa menentukan kapanpun aku mau pergi, asal pas tidak ada kerjaan penting dan mendesak yang harus segera dikumpulkan. 2019 adalah tahun pertamaku resign, dan negara yang telah kukunjungi adalah Amerika Serikat, China, Meksiko, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Singapura, Dan Turki 😊.

Meski 2020 ini dunia dilanda pandemi Covid 19, dan itu sama sekali mematikan dunia traveling, terutama traveling internasional, tapi aku tetap optimis bahwa ini ada pergerakan maju ke arah positif. Aku yakin pandemi ini akan berakhir. Aku yakin dunia akan segera ke kembali ke normal, dan ketika itu terjadi, perjalananku akan kulanjutkan 💪💪

Malaysia, 3 Juli 2017 : Perjalanan Panjang

Setelah 11.5 jam penerbangan Scoot dari Athena ke Singapura, sambung MRT Changi - Kranji, sambung bus SBS Kranji - Terminal Larkin (Johor Bahru), sambung another bus Johor Bahru - Kuala Lumpur (5 hours). Finnaly waiting for flight to Surabaya. 2.5 hours again to Surabaya and back to work again ;( . 
.
Setelah ini pengen ngetrip ke Indonesia dulu seputaran Jatim. Mungkin ke air terjun di kaki-kaki gunung, snorkeling di pulau-pulau kecil, makan bakso, steak (udah berderet makanan yg ingin kumakan setelah 2 minggu lidahku ga terlalu cocok sm makanan eropa yg menurutku pelit bumbu dan porsinya kebesaran). Setelah backpackeran, tetap sadar Indonesia tetap yang paling nyaman wkwk.

Foto: malam terakhir di Athena, Yunani bersama teman dari meksiko. Dia (Sofia) memberiku tiket Hop On Hop Off gratis seharga 20 euro, gantinya aku traktir minum beer dan makanan ringan dan kita bercerita banyak. What a last night! :)
Aku dan Sofia di sebuah kedai makan di Kota Athena, Yunani. Kita makan ayam panggang dan beer malam itu.

Jakarta, 10 Mei 2015 : Jalan-Jalan Sendirian Karena .... Berat 🥺🥺

SURABAYA, 30 Oktober 2020
Di kediaman, sambil dengerin lagunya Mitha Talahatu, judulnya "Hargai Sadiki"

Status 5 tahun lalu. Kutemukan di facebook melalui 'log aktivitas'. Aku inget, aku lagi sedih dan hancur saat status ini dibuat. Tapi alesannya R aja ya, malu nyeritainnya hahaha. Yah..kalian pasti tau lah. Masalah anak muda dan pertemanan. Sekarang sih masalah itu hanya kuketawain aja hahaha. Mumpung masih inget, aku akan flashback kembali ke hari itu. Hari dimana aku masih 'magang' di sebuah bank di Jakarta, karena badmood berat, malam itu ane putuskan jalan dari kos-ku di daerah Mampang menuju Plaza Blok M di Jakarta Pusat.

JAKARTA, 10 Mei 2015
Plaza Blok M

"Mas tolong ambilin jeruknya mas"

"Mas tolong ambilin salak sama nanasnya mas"

"Eh minggir dikit donk."

"Ini singkongnya keras banget sih motongnya hahaha"

Aku ikut teriak-teriak rebutan 'bancaan' gratis di Plaza Blok M. Namanya gratis, langsung diserbuu. Dalam sekejab gundukan ini habis hahaha. Yang banyak tersisa cuma kacang panjang, sawi sama pete. Buah-buahan ludes namanya juga gratis siapa yg ga mau. Malam yang berkualitas daripada cuma di kosan. Akhirnya aku dapat jeruk, salak, duku, singkong, sama nanas.


Satu jam sebelumya..

Sore itu aku lagi sedih, hancur dan badmood banget karena suatu hal. Sebenarnya kalau lagi dalam fase begini, aku paling males yang namanya bergerak. Pengennya hanya tiduran di kasur meratapi hidup wkwk. Makan malas, bahkan tidur pun malas. Tapi sore ini aku seperti mendapatkan ilham, aku harus jalan dan cari suasana baru supaya gak kayak gini terus. Siapa tau dengan jalan pikiran ane bisa fresh, nggak hanya mikirin masalah yang sama berulang-ulang.

Aku segera mandi, membawa uang secukupnya di dompet dan tas kecil, setelahnya segera berjalan 500 meter ke arah tempat pemberhentian bus terdekat dari kos. Sebelum ke tempat pemberhentian bus, aku sempatkan makan siang yang terlambat di sebuah warung kecil. Hidupku masih pas-pasan banget saat itu gan, jadi warung-warung kecil selalu menjadi sasaranku untuk makan. Aku makan nasi ayam.

Sesaat setelah makan aku segera berjalan kaki dan menaiki bus Metromini untuk mencari angin. Aku belum tau pasti akan kemana sore itu, satu-satunya tempat yang terpikirkan hanyalah Plaza Blok M, karena disitulah tempat pemberhentian bus terakhir dan setauku ada mall. Aku membayar tiket bus ke kondektur dan 'berusaha' menikmati suasana kota Jakarta Selatan dari bus. Kota dimana ane tidak pernah merasa benar-benar bahagia disini. Ini weekend jadi jalan tidak semacet biasanya. Kopaja, metromini, mobil pribadi, pejalan kaki, pedagang asongan, terlihat mondar-mandir di sepanjang jalan yang kulewati. Sewaktu melewati sebuah kantor dengan tulisan "JAKARTA SELATAN" terpampang di depannya, entah kenapa ada "sedikit" perasaan bangga bahwa sekarang aku kerja disini. Ya.. memang kontradiktif. Disaat aku tidak bahagia bekerja disini, aku juga merasa bangga.

"Blok M ! Blok M!"

Teriakan kondektur bus menyadarkan lamunanku. Hmmm sampai juga akhirnya. Langit telah menggelap. Aku jalan keluar bus dengan gontai, karena masih nggak tau mau melakukan apa. Sebenarnya aku memang paling malas jalan ke mall begini, lebih pilih tiduran aja di kos. Tapi yahh.. ane berharap dengan bergerak bisa mengurangi kegalauan ane yang lagi to the max.

Aku berjalan asal menuju area pertokoan. Dan saat itulah aku melihat sebuah bancaan gratis, berbentuk gunungan yang berisi sayur dan buah-buahan. Sepertinya acara yang melibatkan gunungan sayur dan buah itu udah selesai, karena sayur dan buahnya sudah mau diperebutkan orang-orang di sekitarnya. Ane yang lagi pengen carj hiburan pun akhirnya nekad ikut rebutan. Wkwkwk. Seruu banget. Desak-desakan... Ini adalah alasan kenapa aku menulis status FB diatas.. pada 10 Mei 2015. 

Yah.. dari rebutan gunungan itu akhirny aku mendapatkan jeruk, salak, duku, singkong sama nanas. 😂😂 (Ane sendiri juga bingung ngapain juga ambil singkong, seingetku singkong mentah soalnya).

Acara rebut-rebutan pun akhirnya berakhir. Ane mengamankan beberapa buah hasil "jarahan" itu di tas. 'lumayanlah.. buat kesehatan.. hihihi..' ujarku dalam hati.

Selanjutnya aku tak punya tujuan pasti. Hanya mutar-mutar sebelum kusadari aku pengen duduk sambil menikmati suasana. Aku memutuskan mampir di sebuah warung kecil di lantai 2 dan membeli semangkuk mi dan teh botol. Kusesap mi dan teh dingin pelan-pelan sambil memperhatikan lalu lalang orang di sekitarku. Aku merasa sangat kesepian.. yah.. aku ngak punya teman di kota besar ini. Memang aku mempunyai beberapa teman sekantor, tapi saat itu aku nggak bisa mengikuti gaya jalan mereka yang selalu hang out di mall. Pernah aku ikut, jajan minuman segelas aja 28ribu. Langsung males ikut lagi wkwkwk. Ane nyadar.. uang ane pas-pasan banget. Bakal bangkrut kalau ikut gaya hidup kayak gitu.

Selesai makan, aku melangkahkan kaki ke toko buku. Disitu aku menjumpai buku dengan judul cukup menarik, "Cara untuk mendapatkan hidup bahagia." Bukunya tidak terlalu besar, cukup kecil namun agak tebal. Dengan kondisi hati yang lagi nggak karuan, sebenarnya aku udah pengen banget beli buku itu. Tapi kok eh, setelah dibalik, harganya 70ribu 😔.

'Ah.. sayang juga ya duit segini. Bisa buat makan berhari-hari. Padahal aq udah pengen banget. Tapi janganlah.. nanti baca-baca aja di internet,' ujarku dalam hati.

Akhirnya aku meletakkan lagi buku itu dan lanjut berkeliling. Tidak ada satupun barang yang kubeli, karena niatku memang hanya cuci mata. Setelah kurasa tidak ada yang bisa dilakukan lagi, ane pun bergegas balik ke pool bis untuk balik ke area Mampang Prapatan. Kebetulan juga hari udah semakin gelap.

Malam itu akhirnya ane dapat metromini untuk kembali ke area Mampang Prapatan. Dan saat balik inilah, saat melewati area belakang jauh kantor tempat ane magang, ane jadi sadar bahwa ane bisa naik bus dari situ. Jadi ane bisa naik bus 1x aja pas pulang kerja, jadi bisa menghemat. Biasanya aku harus naik bus 2x 😁😁..

Ah benar-benar hari ini.. 

10.17.2020

Meksiko, 6 April 2019 : Hola Mexico !!

Meksiko, 6 April 2019
Tulisan yang kutulis sejenak setelah aku merebahkan diri di penginapanku bernama Hotel Alcazar di Kota Meksiko. Hotel Alcazar sebenarnya bukan hotel incaranku, namun yah.. takdir membawaku kesini.

Hola Mexico! (Dibaca Ola Mehiko).
.
Berawal dari sebuah mimpi masa kecil, ketika suka nonton telenovela AMIGOS X SIEMPRE 😁. Orang Meksiko ramah-ramah, murah senyum dan suka membantu. Meski mereka hanya bisa berbahasa Spanyol, namun mereka selalu berusaha membantuku dengan ngomong Spanish wkwk. Appreciate that fellas! Disini aku berkomunikasi dengan orang menggunakan google translate. Sudah download bahasa inggris sama spanyol. 😁😁




Malang, 5 Desember 2015 : Menginap di Hotel Atria Malang cuma 59ribu Semalam

Kesempatan terakhir untuk hunting promo hotel Rp 10.000 misteraladin.com gan nanti malam. Terbukti benar bukan tipu-tipu,hanya masalah kecepatan booking dan keberuntungan gan. Setelah kemarin tggl 3/4 menginap di Kamar Superior Hotel Fave Mex Surabaya, hari ini check in dgn lancar di Kamar Deluxe Hotel Atria Malang. Permalam 559rb dengan promo misteraladin.com cuma bayar 59ribu aja dengan fasilitas hotel yg seperti bintang 5. Jangan sia2kan kesempatan promonya ya gan, nanti malam kesempatan terakhir.

Nb: awalnya smpt malu bgt mau check in, hotelnya besar bgt, sdgkn aq naik motor dr surabaya muka udah lusut sempat kehujanan juga jket udah basah, tp ternyata resepsionisny sungguh terlalu ramah shg mrs nyaman. Hotel atria sgt recommended hanya 4 km dr alun2 kota malang. Saatnya kulineran!

Guangzhou, 12 April 2019: Sad or Happy...

Guangzhou, 12 April 2019
Sembari menunggu transit penerbangan dari Los Angeles ke Jakarta. Karena lapar dan gabut, akhirnya aku putuskan makan siang di tempat ini (di Bandara Internasional Guangzhou). Ahh... Begitu merindukan era pra-corona.. Please God.. destroy this virus 🙏🙏. Let the world be normal again..

Sad or happy, you must eat because your body need energy to feel sad or happy. Akhirnya mau pulang Jakarta senangnya. Dari negara manapun yang dikunjungi, negara tercinta memang paling dicinta.. love you Indonesia.

7.27.2020

Surabaya, 21 Juli 2020 : Marah, Akhirnya Adopsi Lilo dan Loli 😁🤣

Pagi ini dimulai dari ane kesel sama temen ane karena suatu hal 😁😁. Intinya dengan kekesalan itu, ane beranjak ke Warung Soto Kwali Semolowaru. Sebelum berangkat temen ane bilang naik motor aja, namun ane bersikeras naik mobil (ini nanti ada alasannya ternyata 😁).

Soto Kwali Semolowaru ini adalah warung favorit ane untuk sarapan, karena sotonya bening (tidak terlalu berbumbu/enek), ada pilihan soto daging, ada berbagai macam lauk-laukan dan merupakan soto solo. Mantaap.

Sampai di warung, seperti biasa ane pesen 1 mangkok soto daging besar, sebiji perkedel dan 2 sunduk sate usus. Selain itu segelas es teh. Ane makan dengan khidmat karena emang sukaaa banget sama soto daging, apalagi untuk sarapan. Sensasi saat kuahnya meluncur ke kerongkongan yang kering. Ahh.. nikmatnya 😁😁. Disempurnakan dengan kunyahan sate usus dan perkedel, serta siraman es teh 😁😁.

Ok. Cukup cerita detailnya soto yang bikin ane ngiler 😁. Ane akhirnya selesai makan dan melakukan pembayaran. Total 16.500. Cukup murah. Ane berencana langsung pulang setelah ini untuk ngerjain dokumen.

Eh pas di parkiran, mau masuk ke mobil, tiba-tiba ane melihat makhluk malang ini, mempunyai bulu hitam legam dengan sedikit corak putih, sedang makan tulang ayam. Melas bangett..

Hati ane langsung tergerak, karena ane sendiri udah punya 3 kucing rescue dari jalanan dan semuanya bisa makan enak. Membayangkan si hitam putih malang ini harus menahan lapar setiap hari. Makan tulang ayam aja iya kalau ada yang ngasi, ane sudah berniat akan membawanya pulang. Yahh mungkin inilah kenapa hati ane tergerak untuk bawa mobil tadi pagi. Ane bertemu kucing hitam putih malang ini. Ane menamakannya Loli.

Kasihan melihatnya kesusahan mengunyah tulang ayam, ane langsung balik ke warung soto dan membeli 2 sate usus. Eh sewaktu mau ngasi itu sate, tiba-tiba datang 1 lagi kucing putih yang sepertinya merupakan saudaranya Loli. 
Wahhh... Jujur ane sempat bimbang.. gimanapun kan tempat ane meletakkan kucing-kucing adopsi dari jalan ini bukan rumah ane. Gak enak aja kalau kebanyakan kucing, kalau tambah 1 lagi sudah 5 kucing rescue dari jalanan.

Hati ane sempat bilang ane adopsi 1 aja, yang warna hitam putih. Tapi nurani ane benar-benar tidak mampu meninggalkan yang 1 sendiri disini berjuang cari uang. Akhirnya ane putuskan bawa keduanya. Ane masukkan mereka ke dalam mobil diikuti tatapan beberapa orang di lampu merah 😁😁😁. Sate usus yang kubeli mereka nggak ada yang mau. "Nanti mungkin Chiko mau," kataku dalam hati.

Sebenarnya dilokasi itu masih ada 1 kucing lagi, kucing setengah kampung setengah persia yang gembul banget. Namun ane urungkan mengambilnya saat itu karena konsen ane ke rescue kucing lebih ke yang kitten. Karena ane yakin yang dewasa sudah mempunyai daya bertahan hidup yang tinggi. Selain itu juga ane nggak enak kalau bawa kucing terlalu banyak di tempat yang bukan rumah ane sendiri😁.

Ane akhirnya beranjak pulang membawa Loli dan saudara putihnya, yang akhirnya kunamakan Lilo. Mereka sempat teriak-teriak di mobil. Panik. Namun sesaat kemudian diam dan bersembunyi di bawah kursi.

Sampai rumah ane langsung mandikan mereka dan kasih makan whiskas cair. Mereka terlihat makan dengan lahap, mungkin makanan terenak yang mereka makan selama ini. I promise will take care of u two Loli Lilo.