Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work.

10.31.2020

Jakarta, 10 Mei 2015 : Jalan-Jalan Sendirian Karena .... Berat 🥺🥺

SURABAYA, 30 Oktober 2020
Di kediaman, sambil dengerin lagunya Mitha Talahatu, judulnya "Hargai Sadiki"

Status 5 tahun lalu. Kutemukan di facebook melalui 'log aktivitas'. Aku inget, aku lagi sedih dan hancur saat status ini dibuat. Tapi alesannya R aja ya, malu nyeritainnya hahaha. Yah..kalian pasti tau lah. Masalah anak muda dan pertemanan. Sekarang sih masalah itu hanya kuketawain aja hahaha. Mumpung masih inget, aku akan flashback kembali ke hari itu. Hari dimana aku masih 'magang' di sebuah bank di Jakarta, karena badmood berat, malam itu ane putuskan jalan dari kos-ku di daerah Mampang menuju Plaza Blok M di Jakarta Pusat.

JAKARTA, 10 Mei 2015
Plaza Blok M

"Mas tolong ambilin jeruknya mas"

"Mas tolong ambilin salak sama nanasnya mas"

"Eh minggir dikit donk."

"Ini singkongnya keras banget sih motongnya hahaha"

Aku ikut teriak-teriak rebutan 'bancaan' gratis di Plaza Blok M. Namanya gratis, langsung diserbuu. Dalam sekejab gundukan ini habis hahaha. Yang banyak tersisa cuma kacang panjang, sawi sama pete. Buah-buahan ludes namanya juga gratis siapa yg ga mau. Malam yang berkualitas daripada cuma di kosan. Akhirnya aku dapat jeruk, salak, duku, singkong, sama nanas.


Satu jam sebelumya..

Sore itu aku lagi sedih, hancur dan badmood banget karena suatu hal. Sebenarnya kalau lagi dalam fase begini, aku paling males yang namanya bergerak. Pengennya hanya tiduran di kasur meratapi hidup wkwk. Makan malas, bahkan tidur pun malas. Tapi sore ini aku seperti mendapatkan ilham, aku harus jalan dan cari suasana baru supaya gak kayak gini terus. Siapa tau dengan jalan pikiran ane bisa fresh, nggak hanya mikirin masalah yang sama berulang-ulang.

Aku segera mandi, membawa uang secukupnya di dompet dan tas kecil, setelahnya segera berjalan 500 meter ke arah tempat pemberhentian bus terdekat dari kos. Sebelum ke tempat pemberhentian bus, aku sempatkan makan siang yang terlambat di sebuah warung kecil. Hidupku masih pas-pasan banget saat itu gan, jadi warung-warung kecil selalu menjadi sasaranku untuk makan. Aku makan nasi ayam.

Sesaat setelah makan aku segera berjalan kaki dan menaiki bus Metromini untuk mencari angin. Aku belum tau pasti akan kemana sore itu, satu-satunya tempat yang terpikirkan hanyalah Plaza Blok M, karena disitulah tempat pemberhentian bus terakhir dan setauku ada mall. Aku membayar tiket bus ke kondektur dan 'berusaha' menikmati suasana kota Jakarta Selatan dari bus. Kota dimana ane tidak pernah merasa benar-benar bahagia disini. Ini weekend jadi jalan tidak semacet biasanya. Kopaja, metromini, mobil pribadi, pejalan kaki, pedagang asongan, terlihat mondar-mandir di sepanjang jalan yang kulewati. Sewaktu melewati sebuah kantor dengan tulisan "JAKARTA SELATAN" terpampang di depannya, entah kenapa ada "sedikit" perasaan bangga bahwa sekarang aku kerja disini. Ya.. memang kontradiktif. Disaat aku tidak bahagia bekerja disini, aku juga merasa bangga.

"Blok M ! Blok M!"

Teriakan kondektur bus menyadarkan lamunanku. Hmmm sampai juga akhirnya. Langit telah menggelap. Aku jalan keluar bus dengan gontai, karena masih nggak tau mau melakukan apa. Sebenarnya aku memang paling malas jalan ke mall begini, lebih pilih tiduran aja di kos. Tapi yahh.. ane berharap dengan bergerak bisa mengurangi kegalauan ane yang lagi to the max.

Aku berjalan asal menuju area pertokoan. Dan saat itulah aku melihat sebuah bancaan gratis, berbentuk gunungan yang berisi sayur dan buah-buahan. Sepertinya acara yang melibatkan gunungan sayur dan buah itu udah selesai, karena sayur dan buahnya sudah mau diperebutkan orang-orang di sekitarnya. Ane yang lagi pengen carj hiburan pun akhirnya nekad ikut rebutan. Wkwkwk. Seruu banget. Desak-desakan... Ini adalah alasan kenapa aku menulis status FB diatas.. pada 10 Mei 2015. 

Yah.. dari rebutan gunungan itu akhirny aku mendapatkan jeruk, salak, duku, singkong sama nanas. 😂😂 (Ane sendiri juga bingung ngapain juga ambil singkong, seingetku singkong mentah soalnya).

Acara rebut-rebutan pun akhirnya berakhir. Ane mengamankan beberapa buah hasil "jarahan" itu di tas. 'lumayanlah.. buat kesehatan.. hihihi..' ujarku dalam hati.

Selanjutnya aku tak punya tujuan pasti. Hanya mutar-mutar sebelum kusadari aku pengen duduk sambil menikmati suasana. Aku memutuskan mampir di sebuah warung kecil di lantai 2 dan membeli semangkuk mi dan teh botol. Kusesap mi dan teh dingin pelan-pelan sambil memperhatikan lalu lalang orang di sekitarku. Aku merasa sangat kesepian.. yah.. aku ngak punya teman di kota besar ini. Memang aku mempunyai beberapa teman sekantor, tapi saat itu aku nggak bisa mengikuti gaya jalan mereka yang selalu hang out di mall. Pernah aku ikut, jajan minuman segelas aja 28ribu. Langsung males ikut lagi wkwkwk. Ane nyadar.. uang ane pas-pasan banget. Bakal bangkrut kalau ikut gaya hidup kayak gitu.

Selesai makan, aku melangkahkan kaki ke toko buku. Disitu aku menjumpai buku dengan judul cukup menarik, "Cara untuk mendapatkan hidup bahagia." Bukunya tidak terlalu besar, cukup kecil namun agak tebal. Dengan kondisi hati yang lagi nggak karuan, sebenarnya aku udah pengen banget beli buku itu. Tapi kok eh, setelah dibalik, harganya 70ribu 😔.

'Ah.. sayang juga ya duit segini. Bisa buat makan berhari-hari. Padahal aq udah pengen banget. Tapi janganlah.. nanti baca-baca aja di internet,' ujarku dalam hati.

Akhirnya aku meletakkan lagi buku itu dan lanjut berkeliling. Tidak ada satupun barang yang kubeli, karena niatku memang hanya cuci mata. Setelah kurasa tidak ada yang bisa dilakukan lagi, ane pun bergegas balik ke pool bis untuk balik ke area Mampang Prapatan. Kebetulan juga hari udah semakin gelap.

Malam itu akhirnya ane dapat metromini untuk kembali ke area Mampang Prapatan. Dan saat balik inilah, saat melewati area belakang jauh kantor tempat ane magang, ane jadi sadar bahwa ane bisa naik bus dari situ. Jadi ane bisa naik bus 1x aja pas pulang kerja, jadi bisa menghemat. Biasanya aku harus naik bus 2x 😁😁..

Ah benar-benar hari ini.. 

10.17.2020

Meksiko, 6 April 2019 : Hola Mexico !!

Meksiko, 6 April 2019
Tulisan yang kutulis sejenak setelah aku merebahkan diri di penginapanku bernama Hotel Alcazar di Kota Meksiko. Hotel Alcazar sebenarnya bukan hotel incaranku, namun yah.. takdir membawaku kesini.

Hola Mexico! (Dibaca Ola Mehiko).
.
Berawal dari sebuah mimpi masa kecil, ketika suka nonton telenovela AMIGOS X SIEMPRE 😁. Orang Meksiko ramah-ramah, murah senyum dan suka membantu. Meski mereka hanya bisa berbahasa Spanyol, namun mereka selalu berusaha membantuku dengan ngomong Spanish wkwk. Appreciate that fellas! Disini aku berkomunikasi dengan orang menggunakan google translate. Sudah download bahasa inggris sama spanyol. 😁😁




Malang, 5 Desember 2015 : Menginap di Hotel Atria Malang cuma 59ribu Semalam

Kesempatan terakhir untuk hunting promo hotel Rp 10.000 misteraladin.com gan nanti malam. Terbukti benar bukan tipu-tipu,hanya masalah kecepatan booking dan keberuntungan gan. Setelah kemarin tggl 3/4 menginap di Kamar Superior Hotel Fave Mex Surabaya, hari ini check in dgn lancar di Kamar Deluxe Hotel Atria Malang. Permalam 559rb dengan promo misteraladin.com cuma bayar 59ribu aja dengan fasilitas hotel yg seperti bintang 5. Jangan sia2kan kesempatan promonya ya gan, nanti malam kesempatan terakhir.

Nb: awalnya smpt malu bgt mau check in, hotelnya besar bgt, sdgkn aq naik motor dr surabaya muka udah lusut sempat kehujanan juga jket udah basah, tp ternyata resepsionisny sungguh terlalu ramah shg mrs nyaman. Hotel atria sgt recommended hanya 4 km dr alun2 kota malang. Saatnya kulineran!

Guangzhou, 12 April 2019: Sad or Happy...

Guangzhou, 12 April 2019
Sembari menunggu transit penerbangan dari Los Angeles ke Jakarta. Karena lapar dan gabut, akhirnya aku putuskan makan siang di tempat ini (di Bandara Internasional Guangzhou). Ahh... Begitu merindukan era pra-corona.. Please God.. destroy this virus 🙏🙏. Let the world be normal again..

Sad or happy, you must eat because your body need energy to feel sad or happy. Akhirnya mau pulang Jakarta senangnya. Dari negara manapun yang dikunjungi, negara tercinta memang paling dicinta.. love you Indonesia.

7.27.2020

Surabaya, 21 Juli 2020 : Marah, Akhirnya Adopsi Lilo dan Loli 😁🤣

Pagi ini dimulai dari ane kesel sama temen ane karena suatu hal 😁😁. Intinya dengan kekesalan itu, ane beranjak ke Warung Soto Kwali Semolowaru. Sebelum berangkat temen ane bilang naik motor aja, namun ane bersikeras naik mobil (ini nanti ada alasannya ternyata 😁).

Soto Kwali Semolowaru ini adalah warung favorit ane untuk sarapan, karena sotonya bening (tidak terlalu berbumbu/enek), ada pilihan soto daging, ada berbagai macam lauk-laukan dan merupakan soto solo. Mantaap.

Sampai di warung, seperti biasa ane pesen 1 mangkok soto daging besar, sebiji perkedel dan 2 sunduk sate usus. Selain itu segelas es teh. Ane makan dengan khidmat karena emang sukaaa banget sama soto daging, apalagi untuk sarapan. Sensasi saat kuahnya meluncur ke kerongkongan yang kering. Ahh.. nikmatnya 😁😁. Disempurnakan dengan kunyahan sate usus dan perkedel, serta siraman es teh 😁😁.

Ok. Cukup cerita detailnya soto yang bikin ane ngiler 😁. Ane akhirnya selesai makan dan melakukan pembayaran. Total 16.500. Cukup murah. Ane berencana langsung pulang setelah ini untuk ngerjain dokumen.

Eh pas di parkiran, mau masuk ke mobil, tiba-tiba ane melihat makhluk malang ini, mempunyai bulu hitam legam dengan sedikit corak putih, sedang makan tulang ayam. Melas bangett..

Hati ane langsung tergerak, karena ane sendiri udah punya 3 kucing rescue dari jalanan dan semuanya bisa makan enak. Membayangkan si hitam putih malang ini harus menahan lapar setiap hari. Makan tulang ayam aja iya kalau ada yang ngasi, ane sudah berniat akan membawanya pulang. Yahh mungkin inilah kenapa hati ane tergerak untuk bawa mobil tadi pagi. Ane bertemu kucing hitam putih malang ini. Ane menamakannya Loli.

Kasihan melihatnya kesusahan mengunyah tulang ayam, ane langsung balik ke warung soto dan membeli 2 sate usus. Eh sewaktu mau ngasi itu sate, tiba-tiba datang 1 lagi kucing putih yang sepertinya merupakan saudaranya Loli. 
Wahhh... Jujur ane sempat bimbang.. gimanapun kan tempat ane meletakkan kucing-kucing adopsi dari jalan ini bukan rumah ane. Gak enak aja kalau kebanyakan kucing, kalau tambah 1 lagi sudah 5 kucing rescue dari jalanan.

Hati ane sempat bilang ane adopsi 1 aja, yang warna hitam putih. Tapi nurani ane benar-benar tidak mampu meninggalkan yang 1 sendiri disini berjuang cari uang. Akhirnya ane putuskan bawa keduanya. Ane masukkan mereka ke dalam mobil diikuti tatapan beberapa orang di lampu merah 😁😁😁. Sate usus yang kubeli mereka nggak ada yang mau. "Nanti mungkin Chiko mau," kataku dalam hati.

Sebenarnya dilokasi itu masih ada 1 kucing lagi, kucing setengah kampung setengah persia yang gembul banget. Namun ane urungkan mengambilnya saat itu karena konsen ane ke rescue kucing lebih ke yang kitten. Karena ane yakin yang dewasa sudah mempunyai daya bertahan hidup yang tinggi. Selain itu juga ane nggak enak kalau bawa kucing terlalu banyak di tempat yang bukan rumah ane sendiri😁.

Ane akhirnya beranjak pulang membawa Loli dan saudara putihnya, yang akhirnya kunamakan Lilo. Mereka sempat teriak-teriak di mobil. Panik. Namun sesaat kemudian diam dan bersembunyi di bawah kursi.

Sampai rumah ane langsung mandikan mereka dan kasih makan whiskas cair. Mereka terlihat makan dengan lahap, mungkin makanan terenak yang mereka makan selama ini. I promise will take care of u two Loli Lilo.

7.26.2020

Surabaya, 21 Juli 2020 : Ane Bersyukur... Sebelum Pandemi...

Hari ini ane masih di dalam suasana pandemi... Ya ampuuuun, lama banget yaa sejak Bulan Desember 2019 Covid ditemukan, dan sejak Maret 2020 Covid resmi diberitakan masuk ke Indonesia. Sejak saat itu dunia emang berubah drastis, traveling (apalagi ke luar negeri) jadi sesuatu yang sangat susaaaaah, dan bahkan langka untuk bisa dilaksanakan 😔😔....

Benar-benar periode yang sangat suram untuk dunia traveling, apalagi traveling ke luar negri 😔😔. Ditambah lagi, beberapa negara luar kondisinya mulai membaik, sedangkan Indonesia masih sama saja bahkan kurvanya malah lagi puncak-puncaknya. 😔

Namun ane mencoba mendorong diri ane untuk selalu bersyukur bagaimanapun keadaannya. Ane tidak mau terus murung karena susah kemana-mana, karena itu gak ada gunanya. AAne bersyukur karena:

1. Ane sudah melakukan beberapa trip "superpenting" (menurut bucket list ane) sebelum pandemi melanda. Sebelum hidung ini masih bisa menghirup udara dengan segarnya, tanpa harus menghirup bau mulut sendiri karena harus pakai masker setiap saat. Trip superpenting itu antara lain:

A. Amerika Serikat dan Meksiko (26 April 2019 sd 10 April 2019)

B. Jeju, Korea Selatan (5-11 Mei 2019)

C. Thailand (12 Mei sd 25 Mei 2019)

D. Singapore (7-11 Agustus 2019)

E. Malaysia 

F. Aceh dan Medan

G. Turkey! (5-25 November 2019)

Dan dari semua trip superpenting tersebut, trip ke Turki selama 3 minggu (21 hari, dari 5-25 November 2019) adalah penutup yang benar-benar sempurna ! Trip di negara yang super duper membuat nyaman... Orang-orangnya baik... Suhu udaranya sempurna... Banyak kucing di jalan-jalan... Ahh begitu kangennya sama Turki 😊😊. Bagaimana aku bisa bilang penutup yang sempurna? Well, karena biarpun ada travelmate, kami sama-sama sampai udah bosan dan udah kangeeeen banget sama Indonesia hehe (terutama makanannya). Itu berarti ane sudah "enek" berada di luar negeri, bukan "enek" dalam artian sebenarnya tapi ya. Hehe. 

2. Aku sudah "sedikit" berkeliling Indonesia menggunakan program Sriwijaya Travel Pass tahun 2018 dan beberapa trip tambahan (tanpa SJ travel pass) di awal tahun 2019.
A. Ternate

B. Jogja-Surabaya-Jogja beberapa kali

C. Belitung

D. Jakarta

E. Maumere-Ende

F. Sumba

G. Bali (Desember 2019)

H. Bau-bau, Tomia (Januari 2020)

I. Road trip jawa timur dengan teman-teman Wakatobi (Februari sd Maret 2020)

3. Ane masih bisa jalan-jalan/roadtrip di sekitaran Jawa Timur-Jawa Tengah, dan cukup banyak wisata yang udah buka. Setelah pandemi melanda Indonesia, dan Surabaya sempat PSBB 3 mingguan, setelah PSBB tersebut berakhir ane sudah mengunjungi:

A. Bukit Tunggangan Trenggalek (pas ada waktu lowong sehabis kerja pemetaan lokasi tambang)

B. Ranu Gumbolo Tulungagung (pas ada waktu lowong sehabis kerja)

C. Embung Sidem Tulunagung (idem dengan atas)

D. Ranu Manduro Mojokerto

E. Desa Selotapak Mojokerto

F. Jalan jalan sekitar Pandaan

G. Kebun Teh Nglinggo Kulonprogo

H. Kota Jogja + Kaliurang

4. Ane bisa fokus untuk merealisasikan rencana "ROADTRIP" yang akan kulaksanakan di Bali-Lombok-Sumbawa dan Flores. 

A. Kenapa bisa fokus? Ya karena ane belum akan bisa keluar negeri lagi. Jadi ane bisa fokus mengalokasikan waktu dan anggaran untuk roadtrip Surabaya-Larantuka ini. 

Begitulah.. ane berusaha melihat sisi positif dari semua ini. Gimanapun itu yang bisa ane lakukan untuk sekarang ini. Ane terus berharap semoga pandemi ini segera berakhir 😊

7.25.2020

Surabaya, 22 Juli 2020 : Mimpi Nyelametin Anak Tenggelam? 😅😅

Well, pagi ini ane mimpi aneh lagi dah. Mimpi tersebut adalah, ane nyelametin anak perempuan tetangga ane yang hampir saja tenggelam di kolam kecil gitu (tapi dalem). Padahal ane sendiri kan gak bisa renang! Hehe. Herotic banget dah ane di mimpi. Kata temen ane sih itu pertanda bagus, semoga deh ya! 😁 Cuman ane tu orangnya emang gak terlalu percayaan sama mimpi gitu gan. Menurut ane mimpi itu gabungan antara hal yang pernah kita alami, pernah kita lihat, rasakan, bayangkan, campur aduk jadi satu di alam bawah sadar. Jadi kadang bisa beberapa adegan yang gak nyambung bergabung, jadi geje deh!

Oke, begini cerita lengkapnya mimpi ane. Mimpi itu settingnya malam hari, ane lagi berdiri di balkon rumah ane, dengan posisi tangan menggenggam dan bersandar ke selasar balkon. Di mimpi itu kebetulan bagian bawah rumah ane langsung kali (selebar kurang lebih 2 meter), setelah kali ada saluran irigasi, di seberang saluran irigasi ada kolam seukuran 3*2 meter, yang ane perkirakan kolamnya dangkal. Nggak yakin sih, hanya ngira-ngira. Di sekeliling kolam itu udah semacam tegalan gitu.

Btw kok serem amat ya kayaknya rumah ane ini? Kayak film horror aja! Haha.

Nah pas lagi menghirup udara segar dan memandang ke bawah, ane lihat ada seorang anak perempuan berambut pendek sedang bermain di dekat kolam. Ya ane pikir anak perempuan itu sudah tau, jangan sampai deket-deket kolam atau malah mau nyoba nyebur ke kolam, karena kan secara mata biasa gak bisa terlihat dia dangkal atau dalam. Soalnya air kolamnya warnanya coklat butek.

Eh.... Tu anak ternyata masuk kolam dong! Jalan kaki pelan-pelan dari pinggir mau ke tengah, kayak mau mainan gitu. Mana sendirian. Tiba-tiba.... Eh tiba-tiba..... Kakinya tidak bisa napak bagian bawah lagi dan dia terlihat mengelepak-ngelepak tenggelam! Ane yang lihat itu langsung panik banget dan manggil tetangga ane yang kebetulan lagi main deket situ. 2 temen yang ane panggil adalah Awan dan Ipul. Well, aneh banget deh sumpah! 😁 Awan dan Ipul kan temen masa kecil ane di Perumahan Griya Nusa (rumah ane sebelum sekarang).

"Awan !! Ipul!! Ada bocah tenggelam di kolam!!" Kata ane setengah berteriak ke mereka.

Tanpa pikir panjang, Awan dan Ipul langsung meloncat ke kali di bawah balkon ane, dan langsung menyeberangi kali serta irigasi menuju ke kolam. Ane yang awalnya ragu (karena gak bisa renang), akhirnya ikut nyebur juga ke kali supaya bisa secepatnya nyelametin nyawa itu bocah. Untungnya ane nggak tenggelam. Selesai menyeberangi kali, ane langsung lari meloncati irigasi dan tanpa pikir panjang loncat ke kolam itu yang ternyata dalamnya lebih dari 2 meter.

Di mimpi ini tidak terlihat dengan jelas dimana Awan dan Ipul saat sudah mendekati kolam. Pokoknya seinget ane, ane nyebur sendiri ke itu kolam.

Dengan berusaha sekuat tenaga mengepak-ngepakkan kaki supaya mengambang, sementara tangan ane berusaha meraih-meraih ke dalam kolam, akhirnya ane bisa nangkap itu bocah yang sudah setengah tenggelam. Ane langsung tariiiik, dan wajah ini anak udah pucat banget. Ane gak tau bahkan anak ini masih hidup atau sudah meninggal. Ane langsung berenang sembari menariknya ke pinggir, dan dibantu angkat sama Awan dan Ipul.

Sedikit ditekan-tekan dadanya, Alhamdulillllahhhh..... Akhirnya itu anak terbatuk-batuk sembari memuntahkan air yang masuk ke paru-parunya. Dia masih hidup ternyata!! Ane lega banget. Saking tegangnya ane sampai belum naik ke darat, masih berpegangan di tepi kolam.

Selanjutnya mimpi ane jadi kabur, dan tidak jelas selanjutnya bagaimana. Apakah ane, Awan dan Ipul mengantarkan anak ini kembali ke rumahnya or? Tidak jelas. Kayak lompat adegan gitu mimpinya.

Selanjutnya mimpi ane lompat ke rumah ane yang di Griya Nusa. Sewaktu ane sudah balik ke rumah dan bersih-bersih karena habis nyebur kali, tiba-tiba rumah ane kedatangan tamu seorang bapak dan ibu, yang ternyata adalah bapak dan ibu anak itu. Awalnya mereka disambut bapak ibu ane, yang kemudian memanggil ane yang masih di belakang. Mereka ngucapin terimakasiiiiiih yang sebesar-besarnya kepada ane. Ane dengan sungkan juga menjawab, iya sama-sama😊. 

Trus? Ane kebangun..... 😁😁

Ane kebangun jam 06.49 dengan agak kesal karena rasanya masih kurang tidur. Ane baru bisa tidur enak setelah subuh, dimana hari ini ane harus berangkat agak pagi karena mau pasang patok-patok batas lokasi tambang di Sampang. Awhhhh rasanya kesel banget kenapa susah malam ini tadi! Tubuh ane bener-bener gak fit pagi ini.😩