Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work.

1.09.2015

Magmatisme pada Zona Subduksi

MAGMATISME PADA ZONA SUBDUKSI

I.1 Magmatisme Pada Zona Subduksi
Konsep tektonik lempeng menjelaskan bahwa kulit bumi terdiri dari beberapa bagian lempeng yang kaku (rigid), yang bergerak satu sama lain diatas massa astenosfer yang plastis dengan kecepatan rata-rata 10cm/tahun atau 100 km/10 juta tahun (Morgan, 1968; Hamilton, 1970 dalam Alzwar dkk., 1988). Berdasarkan konsep tersebut, maka pergerakan lempeng bumi dapat dibagi menjadi tiga yaitu konvergen (saling bertumbukan), divergen (saling menjauh) dan transform (saling berpapasan) (Lockwood & Hazlett, 2010), dimana kegiatan magmatisme akan terjadi pada batas-batas lempeng ini.
Gambar 1.1. Lokasi-lokasi terbentuknya magma dalam konteks tektonik lempeng. Pada ilustrasi diatas terlihat jelas bahwa punggungan tengah samudera (MOR) menempati urutan pertama sebagai penghasil magma terbesar, diikuti oleh zona subduksi, oceanic intraplate dan continental intraplate (Schmincke, 2003)


Batas lempeng konvergen salah satunya berupa zona subduksi. Zona subduksi adalah bagian dari permukaan bumi yang dibentuk oleh penenggelaman (subduksi) dari lempeng litosfer yang dingin dan tebal sampai ke mantel bumi (Tatsumi & Eggins, 1995). Zona subduksi dicirikan oleh pembentukan palung-palung laut dalam, rantai gunung api (Perfit & Davidson, 2000) serta konsentrasi hiposenter gempa bumi yang tinggi (kebanyakan pada kedalaman 100 km sampai > 600 km) pada zona Wadati-Benioff (Schmincke, 2003). Subduksi ini akan membawa batuan dengan komposisi kimia beragam  ke dalam  mantel seperti kerak samudera basaltik, peridotit dan sedimen laut dalam (Tatsumi & Eggins, 1995). Proses subduksi biasanya akan termanifestasi dalam bentuk magmatisme dan vulkanisme seperti pada Ring of Fire di Samudera Pasifik (Tatsumi & Eggins, 1995). Proses magmatisme ini terutama dipengaruhi oleh  volatil (H2O) yang terbawa oleh kerak samudera yang menunjam dimana akan mendorong terjadinya pelelehan sebagian (partial melting). Pelelehan sebagian ini disebabkan oleh dehidrasi mineral-mineral pembawa air pada kerak samudera yang menunjam seperti amfibol (d=110 km) dan plogophit (d=200 km) (Tatsumi & Eggins, 1995).
Gambar 1.2. Vulkanisme diatas zone subduksi. Penunjaman dari kerak samudera yang dingin menyebabkan upwelling dari mantel panas dibawah busur vulkanik. Senyawa volatil seperti H2O dilepaskan dari kerak samudera ke mantel diatasnya sehingga menyebabkan pelelehan (Sigurdsson, 2000)

I.1.1 Pembentukan Magma pada Zona Subduksi
Proses pembentukan magma diperoleh modelnya menggunakan titik leleh batuan peridotit. Peridotit dipilih karena merupakan penyusun mantel sebagai sumber asal magma. Pada batuan ini, pelelehan dapat terjadi karena perubahan 3 parameter dasar :tekanan (P), temperatur (T) dan komposisi kimia (X), yaitu (Schmincke,  2003):
Gambar 1.3. Tiga model pembentukan magma basa oleh pelelehan sebagian (partial melting) peridotit dimana a= penambahan temperatur, b=pengurangan tekanan c=penambahan H2O dan CO2 (Schmincke, 2003)

-          Kenaikan temperatur (T) pada kondisi P dan X yang konstan
-          Penurunan tekanan P pada T dan X yang konstan
-          Perubahan X pada P dan T yang konstan (terutama penambahan fluida khususnya H2O dan CO2)
-          Kombinasi antara satu faktor dengan faktor yang lain (Lockwood & Hazlett, 2010)

Atom yang menyusun kristal/mineral mempunyai nomor proton dan elektron tertentu, dan atom yang bermuatan sering disebut ion. Jika energi panas mengenai ion tersebut, maka akan menyebabkan ikatannya melemah sehingga akhirnya terjadi pelelehan (Lockwood & Hazlett, 2010). Jika terjadi fluxing atau percampuran antara mineral dengan mineral/senyawa lainnya, titik pelelehannya bisa menjadi lebih rendah (Lockwood & Hazlett, 2010)

·         Kenaikan temperatur pada P&X yang konstan
Berdasarkan percobaan pada peridotit, kenaikan temperatur pada tekanan dan komposisi kimia konstan dapat menyebabkan suatu batuan mengalami pelelehan sebagian. (Schimnke, 2003).
Ada beberapa teori yang menyebutkan tentang sumber panas penyebab kenaikan temperatur, salah satunya adalah peluruhan dari unsur-unsur radioaktif seperti U, Th dan K yang jumlahnya melimpah sejak pembentukan bumi pada 4,6 milyar tahun yang lalu (Schimnke, 2003) menjadi mineral-mineral yang lebih stabil dan ringan (Lockwood & Hazlett, 2010). Panas ini terlepas secara konstan dengan cara bermigrasi ke permukaan bumi yang lebih dingin dan akhirnya teradiasi ke atmosfer. Selain itu, sumber panas juga bisa berasal dari proses friksi mekanik yang menghasilkan pelelehan sebagian contohnya pada bagian dasar lempeng litosfer yang bergerak di sepanjang zona Wadati Benioff.
Tabel 1.1. Kontribusi relatif dari panas yang dihasilkan oleh peluruhan radioaktif berdasarkan studi geonutrino (Araki et al (2005) dalam Lockwood & Hazlett (2010))

§        Penurunan Tekanan pada Suhu dan Komposisi Kimia yang tetap
Ketika temperatur dari suatu batuan mantel konstan, maka penurunan tekanan bisa menyebabkan pelelehan sebagian (Schminke, 2003) karena tekanan akan menjaga ikatan antar ion  tetap kuat  sehingga strukturnya tetap kristalin (Lockwood & Hazlett, 2010). Dengan kata lain, panas internal dari batuan yang naik selama penurunan tekanan cukup untuk memicu terjadinya pelelehan. Proses ini sangat tepat untuk sistem padatan kering, contohnya ketidakhadiran fluida (Schminke, 2003)
            Proses penurunan tekanan dari material mantel yang naik merupakan mekanisme pembentukan magma yang paling penting (Schminke, 2003) karena kebanyakan aktivitas gunung api di dunia dihasilkan dari pelelehan karena penurunan tekanan ini (Lockwood & Hazlett, 2010)

§         Penambahan unsur kimia pada suhu dan tekanan yang tetap
Pada proses pembentukan magma yang ketiga, tekanan (P) dan temperatur (T) adalah dalam kondisi konstan, akan tetapi dengan adanya penambahan fase fluida seperti H2O dan CO2 maka akan menyebabkan titik pelelehan batuan menjadi lebih rendah.
Gambar 2.4. Grafik yang menunjukkan penurunan titik leleh akibat penambahan H2O dan CO2 pada magma. Suhu pada saat magma belum terkena penambahan unsur kimia disebut dry solidus (Sigurdsoon, 2000)

I.1.2 Komposisi Magma
Magma merupakan istilah yang diberikan untuk campuran material padat dan cair  yang bersifat mudah bergerak. Pada bumi, material cair (liquid)  ini merupakan campuran dari silikat kompleks dan gas-gas terlarut seperti air, karbondioksida dan senyawa-senyawa lainnya (Rogers & Hawkesworth, 2000). Karena batuan beku merupakan manifestasi magma yang paling mudah diidentifikasi, maka komposisi magma biasa ditentukan menggunakan komposisi batuan beku. Komposisi batuan beku diuraikan dalam bentuk unsur mayor, unsur minor dan unsur jarang (Rogers & Hawkesworth, 2000). Unsur-unsur tersebut menurut Rogers & Hawkesworth (2000) antara lain:
a.      Unsur mayor adalah unsur yang mempunyai kelimpahan oksida > 1wt.%, mengontrol sifat magma serta merupakan penyusun utama mineral esensial.
Contoh: SiO2,  Al2O3, FeO, Fe2O3, CaO, MgO dan Na2O
b.    Unsur minor mempunyai kelimpahan oksida 0,1-1 % , sebagai pengganti dari unsur mayor pada mineral esensial atau bisa membentuk sejumlah kecil mineral aksesoris.
Contoh: K2O, TiO2, MnO  dan P2O5
c.      Unsur jarang mempunyai kelimpahan oksida < 0,1 % berat serta sebagai pengganti dari unsur mayor maupun unsur minor pada mineral esensial maupun aksesoris.
Contoh: LILE (Cs, Rb, K, Ba, Sr, Pb), HFSE (Sc, Y, Th, U, Pb, Zr)
d.      Unsur volatil dan oksida, pada bagian bumi yang dalam semua unsur volatil akan larut dalam magma, tetapi ketika tekanan berkurang karena pergerakan magma keatas maka gas akan membentuk fase uap yang terpisah dari magma (Nelson, 2012)
Contoh: H2O, CO2, SO2, F, Cl, etc.

I.1.3 Diferensiasi Magma
I.1.3.1 Proses Fraksinasi Kristalisasi Magma
Diferensiasi adalah proses dimana terbentuk magma turunan yang secara kimia dan mineralogi berbeda dari magma asal (parental magma) (Schmincke, 2003). 
                   
                     Gambar 2.5. Ilustrasi proses fraksinasi kristalisasi pada dapur magma (Tarbuck & Lutgens, 2004)

Diferensiasi diperkirakan terjadi pada dapur magma dengan kedalaman lebih dari 10 kilometer di kerak bumi, ketika magma dalam kondisi stagnan, mendingin secara perlahan dan mulai mengkristal (Schmincke, 2003). Proses diferensiasi meliputi dua hal yaitu fraksinasi kristalisasi (mekanisme utama) dan asimilasi (Schmincke, 2003).
Selama proses fraksinasi kristalisasi, kristal-kristal mineral yang lebih berat (berat jenis tinggi) akan tenggelam dalam magma yang berkomposisi lebih asam membentuk timbunan kristal (cumulates) (Schmincke, 2003).
I.1.3.2 Proses Asimilasi dan Magma Mixing
Proses diferensiasi yang lain yakni asimilasi dan percampuran magma (magma mixing). Asimilasi ini merupakan perubahan komposisi magma, sebagai akibat adanya reaksi antara magma dengan batuan dinding yang berkomposisi berbeda (Schmincke, 2003). Proses asimilasi ini bisa mengubah komposisi kimia magma secara lebih jauh (Schmincke, 2003). Sedangkan percampuran magma (magma mixing) ini terjadi ketika magma dari dua dapur magma yang berbeda menyatu sehingga membentuk magma baru dengan komposisi campuran antara keduanya.
                        
                   Gambar 2.6. Ilustrasi proses asimilasi dan proses percampuran magma yang terjadi pada dapur magma (Tarbuck & Lutgens, 2004)

Selanjutnya, proses diferensiasi ini akan menyebabkan perubahan komposisi kimia pada magma menjadi lebih asam (felsic) pada perjalanannya keatas sebelum mencapai permukaan bumi. Magma yang sudah mengalami perubahan komposisi kimia akibat proses diferensiasi ini disebut magma turunan (Schminke, 2003).

1.07.2015

Akhirnya (daftar) sidang juga PART 1 : Bandara Juanda


Bagi sebagian besar mahasiswa/i, skripsi mungkin menjadi salah satu penyebab kegalauan utama mereka di tahun terakhir kuliah. Well, mungkin nggak semuanya, mungkin mereka-mereka yang masuk kategori 'mahasiswa/i yang nggak rajin-rajin amat'. Ini termasuk ane gan. Ane itu termasuk orang yang terkesan 'dong-dongan' dalam mengerjakan skripsi. 'Dong-dongan' itu maksudnya, kalau niat ya ngerjain, kalau lagi nggak niat yaudah ditinggal aja. Ninggalnya itu bisa 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, hehehe. Sedangkan niatnya paling cuma 1 hari, 2 hari, maksimal 4 hari hahaha.

Perjuangan ane mengerjakan skirpsi dimulai pada November 2013 saat dosen pembimbing ane menawarkan topik skripsi di Jawa Timur, tepatnya di Pasuruan. Ane yang saat itu berada dalam kebimbangan, kegalauan, tak tau harus apa, seperti telur di ujung tanduk, segera saja meng-iya-kan tawaran dosen ane. Meski masih nggak tau gimana nanti caranya cari data di Jawa Timur, gimana nanti uang buat kesana, pokoknya ane udah tentram kalau udah ada topik gan.

Ketentraman itu tentulah berlanjut dengan kesantaian wkwk. Bisa ane ingat, ane baru ke Pasuruan pertama kali itu pertengahan bulan Maret 2014. Jeda waktu yang cukup lama setelah mendapatkan topik di bulan November 2013 hehehe. Bisa ane ingat, naik Sritanjung dari Solo ke Pasuruan, ane bawa juga motor yang diangkut sama kereta. Sampai Pasuruan hujan deras sehingga belum bisa cari penginapan (masih buta juga gan, ga tau sama sekali mau nginap dimana, berapa hari, dan lain-lain). Akhirnya hujan lumayan mereda jadi gerimis, eh warung bensin eceran yang di dekat stasiun tutup juga gan! Kan kalau ngirim motor lewat ekspedisi itu bensinnya dikosongin gan. Jadi akhirnya ane harus nuntun motor ke kota yang baru aja ane kenal buat nyari bensin eceran, kehujanan lagi, jas hujannya yang egois lagi jadi tas ane yang besar basah semua. Huaa, baru mulai aja udah bikin frustasi gan.

Ane udah nuntun motor sekitar 200 meter tetep juga ga nemu bensin eceran gan. Akhirnya karena capek harus nuntun terus, ane letakin motor di depan warung yang cukup rame n ane jalan kaki cari bensin eceran. Akhirnya nemu gan, 100 meteran dari situ. Dan penjual bensinnya awalnya ga percaya sama ane gan, karena ane minta ijin bawa botolnya untuk dibawa ke motor ane yang diparkir. Akhirnya supaya dia percaya ane kasi 50rb gan, ane janji akan kembalikan botolnya n minta kembaliannya nanti.

Apakah karena sudah dapat bensin terus penderitaan ane berakhir gan? Of course not haha. Ane harus berjuang cari penginapan. Ane mulai muter-muter, cari hotel kelas melati untuk ane berteduh malam ini. Ampunn gan, susahnyaa...Ane sampai berencana mau tidur di mushola pom bensin karena sudah kebingungan tingkat dewa. Akhirnya karena frustasi dan kelaparan, ane berhenti makan dulu gan. Selesai makan ane segera searching di internet, nyari-nyari penginapan murah di Kota Pasuruan. Dan akhirnya NEMU gan!! Seneng banget, cuma 40rb semalem. Akhirnya ane telfon tu hotel n minta ancer-ancer buat kesana. ane pun segera bergegas karena langit sudah menggelap gan, hujan juga masih mengguyur tapi udah nggak terlalu deras.

Ane sudah muter-muter berapa kali tetep aja nggak nemu penginapan murah itu gan. Langit semakin menggelap dan ane semakin putus asa aja gan. Akhirnya ane telfon itu hotel lagi, memastikan apakah lokasinya di Kota Pasuruan. Owalahhhh, ternyata mereka tu lokasinya di PANDAAN gan!! Itu di jalan menuju ke Malang. Owalaahhh, pantesan aja nggak nemu-nemu dari tadi. Ane semakin frustasi aja gan.

Keputus-asaan yang memuncak itu sempat membuat gue berhenti cukup lama di perempatan yang mungkin udah 4 atau 5 kali gue lewatin. Ane bingung. Mau terus, belok kanan, belok kiri atau balik. Ane melihat ada bapak becak yang sedang bersantai, akhirnya ane bertanya ke dia. 

"Pak, disini tu ada penginapan nggak ya?" tanya ane.

"Wah disini penginapan cuma ada 4 dek, itu aja mahal semua. Ada satu hotel ekonomi di sana (sambil menunjuk jalan)." Dalam hati ane ngomong, 'wah muka ane ini emang ekonomi banget hahaha'

"Namanya hotel apa pak? ancer-ancernya gimana?"

"Hotel Nasional. Bla-bla-bla....."

Akhirnya ane segera menuju ke Hotel Nasional yang dimaksud bapak itu. Dan....akhirnya hotel itu memang ada gan. Ane bersyukur banget. Segera saja ane merapikan rambut yang berantakan (karena dari tadi pakai helm, kehujanan), jaket yang udah basah ane lipat, supaya nggak kelihatan 'ekonomi-ekonomi' banget gan pas di resepsionis entar haha.

Akhirnya ane dapat kamar gan, nggak murah-murah amat si gan, 120 rb semalem (2014). Saat itu ane nggak mikir, mau berapa hari di Pasuruan, apa duitnya cukup, yang penting malam itu ane dapat penginapan dulu gan. Badan udah meriang rasanya kehujanan dari tadi. N setelah mandi akhirnya ane terlelap gan.. Ini foto kenampakan kamar Hotel Nasional gan..

kasurnya ada 2 gan...mubazir satunya.. alhasil buat menempatkan barang-barang aja.

ada tivinya gan..lumayan buat pelipur lara hehehe.

kamar mandi dalem gan..

***
Keesokan harinya....
Keesokan harinya, bangun pagi dengan segar, ane langsung mencari lokasi penelitian ane gan. Lokasinya itu di Kecamatan Grati, sekitar 30 menit dari Kota Pasuruan. Dan syukurlah, ane gak terlalu kesusahan gan menemukan lokasi penelitian ane. Oya FYI penelitian ane itu tepatnya berlokasi di Danau Grati gan. Danau Grati itu dulunya gunung api gan, jadi ane mau neliti endapan letusannya di sepanjang tepi danau gitu gan. Persamaannya gini gan, kan Gunung Merapi meletus ngeluarin material yang akhirnya jadi lahar kan gan. Nah ane neliti lahar itu.

ini dia gan pemandangan Danau Grati, tinggian di kejauhan itu Kaldera Tengger gan (tempatnya Gunung Bromo)

ini dia gan endapan yang mau ane teliti

Ane segera bergerak cepat gan, ane segera melakukan pengukuran stratigrafi ke singkapan ini. Setelah itu ane melakukan sampling. Panasnya minta ampun gan....Sorenya ane sudah menyelesaikan pengukuran stratigrafi dan bersiap untuk pulang gan.

Pulang? Pulang kemana? Haha. Ane cuma nginap 1 hari gan di Hotel Nasional. Artinya, ane udah ga punya tujuan lagi. Sebenarnya waktu itu uang masih ada gan, tapi karena sudah menghabiskan terlalu banyak uang, ane memutuskan akan ke Surabaya. Di Surabaya, ane rencana mau nitip motor di Stasiun Gubeng dan melanjutkan perjalanan dengan kereta malam ke Solo. Jadilah ane melakukan perjalanan Pasuruan - Surabaya malem-malem gan. Sumprit serem gan, apalagi temen di sepanjang perjalanan itu truk, bus, mobil gan. Ane cuma bisa pasrah dan melanjutkan perjalanan dengan optimis.

Perjalanan ke Surabaya membutuhkan waktu 3 jam gan, akhirnya nyampe jam 9 malem dan udah ga ada kereta malem gan. Ane bingung harus kemana, akhirnya ane ingat bisa nginap di Bandara Juanda gratis. Akhirnya ane mengarahkan motor ke Bandara Juanda, nitipin motor (gratis) n tidur di ruang tunggu gan. Emang jiwa backpacker masih melekat kuat di gue sehingga selalu cari apa-apa yang gratis. Hahaha.

***
Keesokan paginya ane telepon temen ane gan, minta tolong untuk booking tiket kereta pagi ini ke Solo. Katanya kursi untuk ke Solo masih ada, tapi gak bisa booking online gan karena udah terlalu mepet. Jadi harus beli tiket langsung di stasiun. Ane pun segera bergegas keluar dari Bandara Juanda untuk menuju Stasiun Gubeng. Ane yang baru pertama kali mengenal jalanan Surabaya kaget gan, sumpah cabangnya banyak banget, ruwet banget. Tapi dengan bertanya-tanya kepada beberapa orang, akhirnya ane sampai Stasiun Gubeng Lama dengan selamat gan. Ane segera menitipkan motor, kemudian mengantri untuk membeli tiket n pulang ke Solo dengan selamat gan...

*kebodohan yang ane baru sadari: kenapa malam itu nggak langsung menuju Terminal Purabaya aja, nitip motor disana, n langsung pulang ke Solo setelah itu dengan Bus EKA. Hahaha.

Di petualangan pertama ini, saya hanya 1 hari di Pasuruan karena kehabisan cash (doewit) dan semangat. Saya kembali lagi ke Pasuruan seminggu setelahnya (pertengahan maret) dan bulan Juli 2014 (ya, saya menitipkan motor di Stasiun Pasuruan selama 3 bulan, sampe motor saya mau dilaporin polisi sama yang jaga parkir, dikira motor curian hahaha).


10.19.2014

ALOHA FLORES....Dari jualan online sampai ke Flores. Terimakasih Tuhan....

Aloha (again) NTT....

Beberapa minggu ini aku berdoa kepada Tuhan...aku mengucapkan keinginan, "Ya Tuhan, gimana ya cara aku bisa ke NTT? Aku rindu sekali, mau kesana tapi duit pas-pasan. Pekerjaan sebagai asisten sudah regenerasi, dan beasiswa sudah dihentikan pas 4 tahun. Aku berpasrah kepadaMu, tunjukkanlah jalan bagiku untuk ke NTT Tuhan"

Niat pengen traveling yang sangat menggebu-gebu itu sempat membuatku mencari pekerjaan sambilan kesana-sini sembari mengerjakan skripsiku. Seperti kepikiran mau jualan pulsa, mau kerja sambilan di rumah makan, mau bisnis jualan jus dan bakso bakar, tapi semuanya hanya berupa angan-angan sampai aku menemukan cara yang pas dan tidak terlalu menyita waktu yaitu jualan online melalui olx dan berniaga. Karena bagaimanapun, aku harus mengerjakan skripsiku. Disinilah aku benar-benar belajar bagaimana susahnya mencari uang yang sebenarnya.

Segera saja barang-barang yang tidak aku gunakan lagi aku kumpulkan, aku foto dan kemudian aku jual secara online. Niat itu dilancarkan Tuhan karena beberapa barangku laris walaupun tidak dalam waktu cepat. Total, dalam waktu 1 bulan, aku berhasil mengumpulkan hampir 900ribu. Tetapi apakah semuanya lancar sampai disitu saja? Tentu saja tidak, kebutuhan ekonomi yang menghimpit membuatku sering mengambil uang itu untuk keperluan yang lain seperti pergi ke Jogja, print draft skripsi, membeli pulsa dan lain sebagainya. Puncaknya, aku harus menggunakan sisa uang jualan online untuk membayar kuliah sehingga akhirnya habis sama sekali. Semakin jauhlah mimpiku untuk kembali ke NTT. Aku sudah tak punya harapan lagi. Niat awal aku ingin menggunakan modal itu untuk membuat tas traveling yang kemudian dijual, harus tertunda sementara.

Di dalam kegalauanku, aku ingat bahwa dulu sempat ada tawaran pekerjaan pemetaan tambang rakyat di Manggarai, Flores. Sebenarnya pekerjaan ini hanya untuk laki-laki, dimana dosenku sebagai ketuanya hanya membutuhkan 2 laki-laki. Aku pun tidak putus asa segera menghubungi dosenku untuk menanyakan apakah perempuan diijinkan ikut karena aku sangat pengin. Hehehe. Dosenku mengatakan, " Ya3, nanti saya coba diskusikan dulu." Aku lega mendengar jawaban dosenku, tetapi aku tidak mendengar kabar apa-apa dari beliau sampai lebih dari 1 minggu sesudahnya. Aku berpikir, 'Ahh..paling sudah ada laki-laku yang daftar, kan tempatnya eksotis tu, pasti banyak yang daftar dan aku nggak mungkin ikut.' Pemikiran itu membuat hariku tidak semakin baik.

Tiba-tiba, dalam suatu momen tak kuduga, aku memperoleh sms dari temanku,

"Luh, kamu minat ikut proyek ke NTT?"

"Mau banget donk, aku ikut. Yang ke Manggarai itu ya?" jawabku.

"Iya. Tapi kamu cari partner 1 lagi cewek ya. Nanti kalau nggak ada 2 cowok yang daftar ke aku sampai sore kalian berangkat."

"Okee."

Menerima SMS tersebut, aku segera menawari teman-temanku proyek ini. Dan jawabannya adalah.....hampir semuanya tidak bisa. Aku sedih sekali, waahh aku harus dapat partner. Kalau nggak aku nggak bisa berangkat. Akhirnya aku menghubungi seniorku angkatan 2009, dan syukurlahh dia bisa. Jadilah aku melapor ke temanku kalau aku sudah dapat partner. Tapi apakah kami fix berangkat? Belum tau. Kan menunggu apakah ada 2 cowok yang mendaftar dulu, kalau iya ada yang mendaftar, kami nggak jadi berangkat. Tapi temanku sudah memberi sinyal bahwa kemungkinan besar memang kami berangkat. Ayyeyy!!

***

Besoknya, aku sudah mendapat kepastian dari temanku bahwa kami memang akan berangkat ke Flores......2 hari lagi. Saat itu begitu tak terkira rasa senang di hatiku. Benar-benar.....nggak nyangka. Begitu besar kekuatan sebuah doa. Begitu besar kelegaan yang diberikan oleh Tuhan jika kita mau 'sedikit' bercerita tentang masalah kita, keinginan kita, kebutuhan kita. Aku benar-benar merasa sangat bersyukur saat itu. Aku yang awalnya kelimpungan sana sini jualan online, akhirnya harus gatot karena saat itu sama sekali nggak melibatkan Tuhan. Aku berjalan sendiri, egois sekali. Temanku berkata, "Ya kamu minta ke NTT Tuhan nggak akan langsung kasi kamu uang breekk gitu. Dia kasi jalan lewat jualan online kamu laku, kamu bisa beli pulsa internet buat liat tawaran pekerjaan dan menghubungi dosenmu. Kamu diminta kerja dulu di provinsi yang SAMA untuk cari uang dulu. Nanti dari uang hasil kerjamu, kamu bisa pergi ke Kupang sama Atambua to." Aku hanya tersenyum membenarkan penjelasan temanku.

Siap-siap dulu. Berusaha sesimpel mungkin....

Besok aku sudah berangkat, sementara ini aku sedang menyiapkan segala sesuatu. Trip kali ini agak berbeda karena aku akan bekerja, bukan jalan-jalan seperti biasanya. Aku berdoa kepada Tuhan semoga sukses :) Aku ingin mengerjakannya dengan serius, untuk dosenku yang sudah mempercayai aku, untuk keluargaku, untuk Tuhan yang sudah memberikanku kesempatan. Terimakasih Tuhan.

***
UPDATE: Akhirnya ane bisa benar ke Kupang sama Atambua gan, berangkat tanggal 27 November 2014 pulang 11 Desember 2014. Setelah proyek Flores, ane kembali ditawari 2 proyek di Madura oleh perusahaan yang sama. Wuahh senaanngg gan!!

9.19.2014

[Catatan Pengeluaran] 350ribuan Keliling Singapore 3 hari 2 malam + banyak tempat wisata lainnya!



Patung Merlion yang menjadi primadona Singapore (GALUH PRATIWI)

Sampah. Ya itulah yang aku cari di sepanjang jalan Singapore. Semacam riset kecil-kecilan ttg kebersihan.HAMPIR TIDAK ADA SAMPAH (setidaknya di jalan yang aku lewati). Sungguh, ini adalah negara terbersih dan termudah yang pernah aku kunjungi. Total aku menghabiskan kurang dari 400 ribu untuk menjelajah Singapore selama 3 hari 2 malam (sudah termasuk semuanya: transportasi, akomodasi, makan dan masuk tempat wisata)


Rincian Dana:
Rekord pengeluaranku di Singapura kemarin ya 3 hari 2 malam, sama beberapa tips yang mungkin bisa berguna. Total 55,9 sgd.

1. Top Up kartu EZ link buat naik MRT 10 SGD. Keuntungan memakai kartu: tidak menghabiskan waktu untuk membeli tiket dulu di stasiun dan dapat diskon. Min top up ternyata 5 sgd.

2. Jajan roti pandan big saiz sama susu di 7-eleven Bandara Changi 4 SGD

3. Nginap 2 malam di Sky Orchid's mix dorm AC total 23,90 SGD.
Aku rekomendasikan banget penginapan ini karena murah (dorm cuma 12 sgd-an per malem). Tapi harus mau campur cewek-cowok, nggak masalah kok. Fasilitasnya ada hot water all the time, mesin cuci gratis, wifi kenceng, free breakfast, AC room, TV gratis, alat pijet gratis (aku sempet pijetan 20 menit lo), loker sama kunci. Nanti setiap nginep akan diminta deposit key 30 sgd (nanti dikembalikan pas check out).

4. Sarapan nasi briyani big saiz day 2 + teh tarik 5,90 sgd (waduh, nyesel nih mahaall). Kalau makan mending cari warung makan yang udah ada list harganya.

5. Beli pop mie 1,5 sgd buat makan siang. Pop mienya mahal tapi ukurannya gedhe banget rek.

6. Beli mie bungkus, 5 buah seharga 2,4 dolar. Karena di hostelku ngak ada kompor, cara bikinnya gampang. Rendam aja mie mentah di air panas (ganti air panasnya 3 sd 4 x nanti mateng sendiri)

7. Sarapan nasi lemak sama teh tarik day 3 senilai 3,90 sgd.

8. Beli tiket mrt (saldoku habis) dari stasiun mrt aljunied (dekat hostelku) sd stasiun kranji (buat naik bus sbs ke johor bahru 2,4 sgd). Cara naik bus ini gampang, kamu turun aja ngikuti petunjuk exit sampai bawah

9. Sampai bawah ada banyak orang ngantri gitu, siapin uang receh 1,9 sgd (uang pas ya). Nanti saat ditanyai mau ke check point atau terminal, pilih terminal (maksudnya terminal larkin di johor bahru). Nanti jalan sebentar, di check poin keluar singapore turun semua. nah habis check poin ini kamu naik bus sbs lagi (terserah yang mana nggak harus bus yang tadi) dengan nunjukkin tiket yang udah km beli tadi.

10. Bus dari Terminal Larkin ke Malaka 20 ringgit. Kalau mau irit, kalau dari terminal malaka sentral mau ke pusat kota malaka, ntar cari bus lokal (gampang nyarinya, tanya aj sama seseorang), naik bus nomor 17 ngomong aj turun di clock tower. biayanya 1,3 ringgit. Kalau naik taxi 20 ringgitan.

11. Bus dari Malaka ke Kuala lumpur 12 ringgit.

TOTAL SINGAPORE= 10 sgd+ 4sgd+ 23,90sgd+ 5,90sgd+ 1,5 sgd + 2,4 sgd + 3,90 sgd + 2,4 sgd + 1,9 sgd = 55,9 SGD.

TIPS: ke singapore besok bawa aja makanan ringan cepat saji kayak pop mie, mie bungkus, kopi2, energen dll. Dijamin lebih murah, buat lunch/dinner.

Itinerary Backpacker-an Keliling Pulau Timor (Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu)

catatan: kebutuhan waktu = kebutuhan waktu untuk menikmati objek wisata, belum termasuk waktu tempuhnya ke tempat tujuan *berdasar pengalaman pribadi penulis

DAY 1 - KAB.KUPANG
1. Sampai Kupang siang/sore, menuju Taman Nostalgia --> Sejenis taman kota, fotogenik, ada gong perdamaian seperti di Ambon. Kebutuhan waktu: 1 jam.

2. Pantai Lasiana --> Konon sunset terbaik di Kupang, tempat pembuatan gula aren. Kebutuhan waktu: 1 jam.

3. Pantai Tedis --> Tempat nongkrong malam yang asik, bisa jajan jagung bakar, roti bakar maupun bakso Solo. Kebutuhan waktu : 2 sd 2,5 jam.

4. Penginapan = Lavalon Homestay / setara

DAY 2 - KAB. KUPANG
1. Gua Kristal --> Gua air payau dekat Pelabuhan Bolok, bisa renang di dalam gua dengan air sebening kristal, waktu terbaik untuk menikmati jam 9 sd 14. Kebutuhan waktu: 2 jam.

2. Air Terjun Oeluan --> Air Terjun 3 tingkat di Kabupaten Kupang, searah dari Pelabuhan Bolok ke Pantai Tablolong. Kebutuhan waktu: 1 jam.

3. Pantai Tablolong --> Salah satu pantai terindah di Kabupaten Kupang. Kebutuhan waktu: 1,5 sd 2 jam.

4. Pasar Malam Kampung Solor --> Menikmati sajian makanan laut yang segar dan menggoyang lidah, best sea food di Kupang, segar dan murah. Suasana asik n cozy. Kebutuhan waktu: 2 sd 2,5 jam.


5. Penginapan : Lavalon Homestay / setara

DAY 3 - KAB. BELU
1. Perjalanan Kupang - Atambua. Estimasi waktu : 8 jam
2. Penginapan: Kota Atambua

DAY 4 - KAB. BELU
1. Motaain --> Perbatasan Indonesia-Timor Leste. Bisa masuk sampai ke gapura 'Bem Vindo A Timor Leste' dan Tugu Timor Leste free. Kebutuhan waktu: 1,5 jam.


2. Atapupu --> Dermaga, pemandangan indah. Kebutuhan waktu: 1 jam

3. Teluk Gurita. Kebutuhan waktu : 1 jam
Sumber: Panoramio.com

4. Kolam Susu --> Nikmati sajian bandeng bakar lezat. Kebutuhan waktu: 2 jam.


5. Sunset di Pantai Sukai Larang. Kebutuhan waktu: 0,5 sd 1 jam

6. Penginapan: Kota Atambua

DAY 5 - KAB. TIMOR TENGAH UTARA
1. Pantai Tanjung Bastian --> Salah satu pantai terindah di NTT, laut biru safir, pemandangan savana yang menggoda. Kebutuhan waktu: 3 jam.


2. Sakato: Perbatasan Perbatasan Indonesia-Timor Leste. Bisa masuk sampai ke gapura 'Bem Vindo A Timor Leste' dan Tugu Timor Leste free. Kebutuhan waktu: 1,5 jam.



3. Pelabuhan Wini --> Melihat kesibukan kapal-kapal pengangkut barang. Kebutuhan waktu: 30 menit.

4. Penginapan: Kota Atambua / Kota Kefamenanu

DAY 6 - KAB. TIMOR TENGAH SELATAN
1. Perjalanan dari Atambua/Kefamenanu ke Soe. Kebutuhan waktu: 3-5 jam.
2. Air Terjun Oehala --> Air terjun 7 tingkat di lereng Gunung Mutis. Indah dan mempesona. Kebutuhan waktu: 2,5 jam.

3. Penginapan: Kota Soe

DAY 7 - KAB. TIMOR TENGAH SELATAN
1. Desa Fatumnasi: Atap Pulau Timor, pemandangan yahud dan indah tak terkira. Sering disebut Little New Zealand. Transportasi dengan ojek 100rb sekali jalan. Kebutuhan waktu: 1 malam (menginap).
Sumber: lavalontouristinfo.com

2. Penginapan: Desa Fatumnasi
OPTION 2: MENGUNJUNGI SUKU BOTI

DAY 8 - KAB. TIMOR TENGAH SELATAN
1. Perjalanan pulang Fatumasi-Soe. Kebutuhan waktu 2 jam.
2. Menunggu bus Soe-Kolbano, kunjungi Taman Wisata Buat. Taman edukasi, 5 km dari pusat kota. Ojek 30rb PP. Kebutuhan waktu: 1,5 jam.


3. Perjalanan dari Soe - Kolbano. Bus ada jam 5 pagi dan 1 siang. Kebutuhan waktu: 2 jam.
4. Sunset di Pantai Kolbano. Kebutuhan waktu: 2 jam.


5. Penginapan: Kantor Camat Kolbano

DAY 9 - KAB.KUPANG
1. Perjalanan Kolbano - Kupang menggunakan mobil carry. Kebutuhan waktu: 4 jam.

2. Toko suvenir / oleh-oleh di Kota Kupang
3. Penginapan: Lavalon Homestay / setara

DAY 10 - KAB.KUPANG
Perjalanan pulang ke Jawa.


PS: Bagi yang ingin bertanya lebih lanjut mengenai Wisata Pulau Timor bisa menghubungi
WA  = 085 7299 365 60 

I'll be very happy to help you!

9.18.2014

[8] Cerita KKN Atambua 2013 : Mengenal Sosok Keren Bapak Desa Rinbesi Hat: Pak Gery!

Well, pada postingan ini beta akan sedikit membahas tentang sosok Bapak Desa Rinbesi Hat yang beta kagumi, beliau adalah Pak Gery. Nama lengkapnya Bapak Gregorius Ulu. Bagaimana sosoknya di mata ane? Cekidot!

Dari semua perangkat Desa Rinbesi Hat, bisa dikatakan yang paling dekat dengan ane adalah Bapak Gery. Gimana tidak, sejak akhir Juli hampir tiap hari saya dan Reno dari kluster Sainstek menghabiskan waktu dengan beliau untuk membangun gapura. Melalui kegiatan inilah ane jadi lebih bisa mengenal beliau. Apa saja kesan mendalam yang ditinggalkan Bapak Gery buat ane?

Ganteng
Ya. Menurut gue ini tidak diragukan, hehe. Bapak Gery mempunyai wajah yang cukup ganteng. Hal ini juga yang mengakibatkan Mama Made takluk sama beliau ya. Hehehe.

Gaul
Tidak seperti Bapak desa lain yang kebanyakan mempunyai mimik muka serius, Bapak Gery ini mempunyai pembawaan yang cukup santai dengan penampilan yang gaul. Gaul disini termasuk penampilan dan pengetahuan. Jika ada suatu acara biasanya Bapak Gery akan menggunakan pakaian yang gaul, selain itu ane juga senang cerita-cerita dengan beliau karena pengetahuannya yang luas.

Santai
Santai disini adalah sifatnya dalam menghadapi suatu kemelut atau masalah. Tapi apakah sifat santai ini dibarengi dengan ‘leda-lede’? Of Course not. Sifat lain yang membarengi sifat santainya adalah TEGAS. Aku bisa melihat bahwa warga Desa Rinbesi Hat mempunyai rasa hormat yang cukup besar kepada Bapak Gery, hal ini dikarenakan Bapak Gery tidak akan segan memarahi warga jika mereka tidak mengikuti aturan desa yang telah disepakati bersama. Bukti jiwa kepemimpinanya adalah Desa Rinbesi Hat menjadi juara 2 desa terbaik se-NTT. Asoyy!

Salah satu cerita tentang kesantaian Pak Gery dalam menghadapi suatu masalah adalah sewaktu Desa Rinbesi Hat dipastikan menjadi juara 2 desa terbaik se-NTT, maka kepala desa yang bersangkutan akan dipanggil ke Kupang untuk penganugerahan hadiah. Panitia sudah mewanti-wanti setiap kepala desa untuk tidak terlambat, tapi justru waktu itu Bapak Gery sengaja berangkat terlambat sehingga sewaktu datang agak dimarahi panitia. Hehe. Selain itu, sewaktu sedang acara di dalam ruangan, sudah ada aturan jelas tentang larangan merokok di dalam ruangan. Tetapi Pak Gery malah sengaja merokok hehehe. Ada-ada saja e pak.

Tanggung Jawab
Peresmian pembangunan gapura di batas Dusun Bekomean oleh Pak Gery

Sifat tanggung jawab ini kelihatan saat Pak Gery selaku kepala desa mendapatkan tugas untuk kemajuan desanya. Misalnya desanya kedatangan mahasiswa KKN ataupun mendapatkan bantuan dari pemerintah, Pak Gery akan dengan sigap akan mengumpulkan perangkat desa untuk kemudian rapat dan berbagi tugas. Dalam membagi tugas pun, beliau terlihat sangat tegas dan tidak setengah-setengah.

Contohnya adalah waktu kami mengadakan program KKN pembangunan gapura. Pada hari-hari awal pembangunan gapura di batas desa Seo B, tidak ada satupun warga yang datang untuk mulai melakukan pembangunan. Beberapa saat kemudian, Pak Gery pun datang dan segera memerintahkan warga baik yang berprofesi tukang maupun buruh untuk segera mulai pembangunan. Beberapa saat kemudian bahkan sudah membagi jadwal, dimana setiap harinya setidaknya harus ada 2 tukang dan 4 buruh. Sejak itu warga desa pun dengan patuh selalu datang setiap hari.

Cepat mengambil keputusan
Pengarahan pembangunan lapangan voli di halaman kantor desa oleh Pak Gery

Sifat ini terlihat dengan jelas lagi-lagi saat sedang membangun gapura. Siang itu seperti biasa beberapa tukang dan buruh sedang melanjutkan pembangunan gapura. Tiba-tiba saja ada seorang bapa berseragam dinas yang turun dari motornya dan menghampiri kami dengan wajah gusar. Dengan kasarnya dia bertanya:
"Apa ini? Ini bangunan atas ijin siapa?"
"Ini program pembangunan gapura sebagai batas desa dari KKN UGM," timpal Bapak Desa.
"Sudah ijin ke Dinas PU belum?"
"Sudah ijin, mau apa kamu?" salah satu temanku menimpali.
Kemudian Bapa tersebut menjelaskan bahwa jika belum melakukan ijin pembangunan di Dinas PU, maka gapura kami bisa terancam dibongkar jika suatu saat ada proyek pelebaran Jalan Trans-Timor. Kebetulan gapura kami memang di pinggir bahu jalan persis.
Saat itu  gapura yang sudah dibangun setengah jadi seaakan menemukan jalan buntu. Kami semua takut gapura yang sudah dibangun dengan modal uang, tenaga dan kesungguhan hati akan digusur oleh PU, karena sebenarnya memang belum melakukan perijinan. Tapi Pak Gery dengan tegas mengatakan, "Lanjutkan saja pembangunannya." I like it.

Berkharisma
Sifat ini terlihat olehku saat minggu kedua KKN, tepatnya saat kami melakukan sosialisasi program air bersih, penanaman paprika, pakan ternak dan kesehatan hewan di dusun-dusun Desa Rinbesi Hat. Sewaktu kami menjelaskan, hanya sedikit warga dusun yang memperhatikan. Entah tidak familiar dengan aksen kami atau masih kebingungan kami kurang tau, yang jelas banyak yang justru bicara sendiri. Pak Gery sepertinya mengetahui kebingungan warga desa itu, makanya setiap kali kami selesai melakukan sosialisasi, beliau akan dengan sabar menjelaskan kembali dengan ringkas apa-apa saja yang kami sampaikan. Saat Pak Gery menjelaskan, warga desa pasti akan langsung diam dan mendengarkan. Memang berkharisma! hehehe

Tidak suka basa-basi
Sifat ini terlihat saat Pak Gery menyampaikan teguran secara langsung ke aku terkait tingkah laku kami saat menghadiri salah satu acara pernikahan di Maktaen. Saat itu kami diundang nikahan di Maktaen, dan kebetulan beberapa sedang terserang flu jadi terpaksa menggunakan masker. Nah saat tiba pertama kali di tempat resepsi, biasanya kami harus maju ke depan dulu untuk memberi selamat kepada kedua mempelai. Tapi saat itu beberapa dari kami masih menggunakan masker ataupun jaket saat memberi ucapan selamat. Hal itu dianggap sebagai sesuatu yang kurang sopan. Maaf ya Pak.....

Punya selera humor
Sifat ini sangat jelas terlihat sewaktu kami semua sedang duduk-duduk istirahat saat proses pembangunan gapura. Biasanya Pak Gery akan bercerita tentang lelucon-lelucon yang membuat kami bisa terbahak-bahak. Salah satunya beliau pernah cerita bahwa 'Sang Maestro Rinbesi --> VIGA Rinbesi Hat' itu ketahuan pernah naksir beliau. Katanya Viga suka lirik-lirik beliau, tapi beliau malah risih-risih gimana gitu hehehehe.

Agak playboy
Playboy disini bukan dalam artian sebenarnya, tapi hanya dalam lingkup bercandaan. Sifat ini terlihat saat Pak Gery cerita beliau berdansa dengan banyak cewek cantik saat ada acara di Kupang. Hehehe, memang ada-ada saja tingkah Bapak Desa favorit saya ini.