Life Only Once. Stop Thinking and Just Make It Work.

1.24.2013

Dari Traveling Passion sampai Rencana Perjalanan Gila!


Traveling Passion = Rencana Perjalanan Gila
Ikut-ikutan. Itulah sebenarnya awal pengalamanku backpackeran sampai aku jadi ketagihan kaya sekarang. Hal itu berawal dari perjalananku sama tujuh temen ke Pulau Lombok yang eksotis. Sebenarnya waktu itu aku belum suka-suka amat sama backpackeran, bahkan H-1 keberangkatan aku malah males. Terutama aku males membayangkan harus naik kereta ekonomi dengan duduk supertegak selama 34 jam PP.
Tetapi tanpa gue nyana, gue bener-bener menikmati perjalanan ke Lombok ini. Selain Lombok emang beautifuuuulll banget dan sangat top recommended, setelah pulang gue mendapatkan suatu perasaan kepuasan yang belum pernah gue rasakan sebelumnya. Gue seakan menemukan apa yang selama ini gue cari. Passion gue, gairah gue, kesenangan gue, semangat gue. Gimana gue bisa tahu itu semuanya? Jawabannya adalah karena gue pengen melakukannya lagi, lagi dan lagi. Gue pengen jalan lagi, eksplor setiap jengkal Indonesia, eksplor dunia…
Keindahan Pantai Senggigi di Pulau Lombok
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Keindahan Pantai Senggigi di Pulau Lombok (2)
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Keindahan Pantai di Pulau Gili Trawangan, Lombok
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Pantai Dreamland, Bali
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Karena passion itulah dengan tekad membara gue segera merencanakan jalan lagi. Saat itu gue memandang luar negeri hanya sebagai impian disamping gue emang pengeeeennn banget ke luar negeri dari SMA tapi cuma ngimpi karena nggak punya duit. Tapi saat itu gue sedikit mempunyai modal karena beasiswa gue dari Kemendiknas masih sisa, dengan keberanian dan tekad yang membara gue booking tiket promo ke Thailand untuk keberangkatan 6 bulan ke depan. Tak puas hanya tiket ke Thailand, saat menemukan promo besar-besaran dua bulan kemudian gue kembali booking tiket ke India untuk keberangkatan 1 tahun ke depan. 


Grand Palace, Bangkok
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Wat Pho, Bangkok
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Wat Arun, Bangkok
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Angkor Wat, Siem Reap, Kamboja
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Ta Phrom, Siem Reap, Kamboja
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Town Hall, Penang, Malaysia
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Esplanade, Penang, Malaysia
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Petronas Twin Tower, Kuala Lumpur, Malaysia
Sumber: Dokumentasi Pribadi

berlanjut ke....
Indira Gandhi International Airport, New Delhi, India
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Red Fort, Delhi
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Diwan i-khas, Red Fort, Delhi
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Humayun Tomb, Delhi, India
Sumber: Dokumentasi Pribadi

India Gate, Delhi, India
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Qutab Minar, Delhi, India
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Thar Desert, Jaisalmer, India Barat
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Taj Mahal, Agra, Uttar Pradesh, India
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Shiva Temple, Varanasi, India
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Mahabodhi Temple, Bodh Gaya, India
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Menyentuh tapak kaki Sang Budha, Mahabodhi Temple, Bodh Gaya, India
Sumber: Dokumentasi Pribadi



Victoria Memorial, Kolkata, India
Sumber: By Pix San (My Travelmate)

2013
My First Solo Backpacking Experience kaa..
Marina Bay, Singapore
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Dutch Square, Melacca, Malaysia
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Rizal Park, Manila, Philippines
(Diorama eksekusi Joseph Rizal oleh Spanish)
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Aku bertaruh. Aku mempertaruhkan kuliah lapanganku karena aku nggak tahu itu selesai kapan (untungnya aku bisa selesai), aku bahkan nggak ikut remidi salah satu makul penting karena tidak mendaftar sehingga nilaiku tetap C, aku nggak daftar jadi asdos padahal pengen sekali karena telat daftar semua saat aku sudah pulang.
Aku kini tahu bahwa hidup emang pilihan. Aku meninggalkan beberapa hal yang bisa aku tinggalkan di kuliah demi mengejar passionku, sesuatu yang nggak setiap orang lakuin. Meski jujur beberapa hal itu membuatku sedih sesekali. Aku sadar dengan resikonya dan aku sudah menghadapinya. Kini aku hanya perlu fokus ke satu hal yaitu mimpi lamaku yang belum terpenuhi, “Going to Hawaii”.
Kepulauan Hawaii, USA

Tapi tentu saja tidak semudah itu untuk pergi ke Hawaii, terutama masalah visa USA yang merupakan visa tersulit untuk didapatkan. Tapi aku berjanji itu semua nggak akan menghalangi mimpiku. Aku mempunyai beberapa perencanaan antara lain:

Targetku selama kuliah ini sampai lulus adalah mengunjungi 9 negara.
Sampai awal semester 6, aku sudah akan mengunjungi 6 negara yaitu Thailand, Kamboja, Malaysia, India, Singapura dan Filipina. Untuk kota besar, aku sudah akan mengunjungi 15++ kota yaitu Bangkok, Chumpon, Hat Yai, Siem Reap, Penang, Kuala Lumpur, New Delhi, Jaisalmer, Agra, Varanasi, Gaya, Kolkata, Singapura, Malaka, Manila, Tagaytay?. Aku bersyukur, aku benar-benar mensyukurinya. Dari mimpi seorang anak kecil yang setiap harinya hanya membuka atlas dan merengek kepada ayahnya ‘pengen kesini, pengen kesitu’ akhirnya aku benar-benar bisa mewujudkannya. Begitu besar kekuatan sebuah mimpi.

Setelah lulus kuliah, mengunjungi 3 negara yang memudahkan pendapatan visa USA yaitu Australia, Jepang dan Korea Selatan. Yah, mungkin ditambah Selandia Baru. Aku selalu ingin mengunjunginya sejak melihat Lord of the Ring.
Aku cukup yakin bisa melakukannya. Aku berencana lulus dengan cepat, mencari pekerjaan, bekerja dengan rajin, menabung, beli rumah dan mobil, setelah itu mulai merencanakan pergi ke negara yang aku baca dengan visa-visa mereka nempel di paspor, akan memudahkan pendapatan visa USA. Aku berencana akan mengunjungi Australia dulu, kemudian berlanjut ke Selandia Baru. Dari Selandia Baru, kemudian baru pulang ke Indonesia. Wuah rencana yang indah ya? Semoga suatu saat bisa benar terwujud. Pulang dari Selandia Baru, dengan jeda waktu beberapa bulan, aku ingin segera merencanakan pergi ke Jepang dan Korea Selatan. Mungkin bisa bervariasi antara Indonesia-Jepang-Korea Selatan-Indonesia atau ke Korea Selatan dulu.

Apply  visa USA dan pergi ke HAWAII, setelah itu = US Land
Setelah perjalanan sebelumnya berjalan lancar, inilah rencanaku selanjutnya. Aku akan apply visa USA (mungkin di Surabaya aja) dengan modal tabungan gaji, pekerjaan tetap, itinerary mantap. Pokoknya aku akan melakukan apapun untuk meyakinkan embassy bahwa aku akan kembali. Jika tembus, aku berencana akan berangkat ke Hawaii dari Filipina menggunakan maskapai Hawaiian Airlines. Rencanaku adalah aku akan mendarat di Honolulu, kemudian dengan tiket pesawat terusan interisland, aku akan mengunjungi semua pulau di gugusan Kepulauan Hawaii sebelum kembali lagi ke Honolulu. Setelah puas dengan Hawaii, aku akan mencari tiket ke daratan Amerika Serikat. Aku ingin ke Los Angeles. Aku akan membeli tiket penerbangan ke LAX dan setelah itu mengelilingi negara bagian California. Aku mempunyai rencana gila terinspirasi dari acara ‘Oprah Winfrey Show  ‘, yaitu dia dan seorang temannya berkeliling 50 negara bagian Amerika Serikat menggunakan mobil untuk mencicipi pizza di setiap negara bagian. Aku berencana akan mengelilingi 50 negara bagian AS dengan MOBIL! PERSIAPAN:
1.    Aku akan membeli mobil sejenis pick up  berpintu 4 di Amerika (mungkin yang used car supaya lebih murah). Sengaja memilih mobil pick up supaya bisa membawa banyak barang.
2.     Membawa mobilku ke bengkel untuk diservis dan diperbaiki segala sesuatu yang bermasalah.
3. Mendapatkan asuransi untukku dan mobilku, sebagai syarat departemen transportasi AS.
4.     Mendapatkan SIM International/SIM negara bagian.
5.     Membeli GPS.
6.   Mendaftar dan bergabung ke AAA seharga 60 USD/year. Melalui keanggotaan AAA ini aku baca akan banyak memperoleh keuntungan. Salah satunya layanan derek mobil.
7.  Belajar cara bengkel-bengkel dasar. Misal mengganti ban bocor, mesin rusak ringan, dll.
8. Membawa seorang/2 orang teman dan seekor anjing. Aku tidak berencana melakukannya sendiri, aku akan benar-benar kesepian jika sendirian. Selain itu bisa bergantian nyetir.
9.    Membawa persediaan bensin 1 jerigen (always)

Mobil Incaran untuk Keliling 50 Negara Bagian, Pick Up 4 Pintu

Perjalanan gila ini kurencanakan berawal dari Los Angeles dan berakhir di Miami dengan estimasi waktu 6 bulan . Waktu gimana kalau dah kerja? Aku nggak Tahu..Duit dari mana? Aku nggak tahu.. Itulah indahnya mimpi bukan? yang jelas aku akan BERUSAHA KERAS untuk benar-benar mewujudkannya!
Dan aku akan benar-benar melakukannya meski dengan HITCH-HICKING!



1.12.2013

Temanggung, 2012 : Main ke Dataran Tinggi Posong

EKSOTISME DATARAN TINGGI POSONG
‘Amazing..Unbeliveble..So Beautiful..’

Pemandangan Gunung Sindoro di Dataran Tinggi Posong
Sumber: Dokumen Pribadi

          Adalah ketiga kata yang gue ucapin dalam hati saat sampai di gardu pandang Dataran Tinggi Posong. Dari yang awalnya gue cuma iseng search di mbah gugle  dengan keyword objek wisata di Temanggung’, gue bener-bener mendapatkan sajian istimewa suatu pemandangan alam yang luar biasa.

       Berbekal motor supra x 125 cc dengan bensin full dan tekad membara, kami (gue dan 1 temen) berangkat pagi itu meninggalkan Jogja dan kegiatan kampus yang seharusnya dihadiri (mbolos.com) untuk membolang di suatu tempat asing di Kabupaten Temanggung yang disebut Dataran Tinggi Posong.  Gue tahu tempat ini dari internet setelah putus asa pengen mbolang ke suatu tempat yang baru dan tidak membosankan, secara hampir semua objek wisata alam di Jogja udah gue sambangi. Setelah nyari, gue menemukan beberapa review para bolangerz juga tentang suatu tempat wisata baru yang masih cukup perawan di Kabupaten Temanggung. Sekilas gue lihat foto-fotonya, oke juga nih. Tempat itu mirip seperti lembah yang terletak di antara pegunungan (ceritanya sih ada 8 gunung bisa kelihatan dari tempat ini) dan kelihatan asyik. Target pun gue kunci, “Gue pengen kesini!!”

       Perjalanan dari Jogja ke Temanggung kami tempuh selama kurang lebih 2,5 jam dan setelah sarapan soto yang sangat asin, kami pun bertolak mencari Dataran Tinggi Posong ini. Dataran Tinggi Posong relatif sangat mudah ditemukan, yaitu berada di Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Petunjuk jalan ke Dataran Tinggi Posong akan ditemukan di sebelah kiri jalan raya utama Temanggung-Wonosobo (km berapah gue lupa yang jelas udah hampir perbatasan dengan Kabupaten Wonosobo) berupa papan yang menunjukkan arah belokan ke sebelah kanan jalan “3,5 kilometer lagi” begitu katanya. Jika kesulitan menemukan, bisa bertanya dengan warga sekitar letak daerah Kledung. Setelah sampai di Kledung, tinggal tanya warga sekitar dimana letak Dataran Tinggi Posong.

       Jalan 3,5 kilometer ini awalnya emang nggak meyakinkan (kecil banget) tetapi kondisi jalanan sudah cukup bagus walau tidak rata. (setidaknya lebih bagus dari jalan menuju Golden sunrise Dieng) Sepanjang perjalanan ke gardu pandang Dataran Tinggi Posong, kami disuguhi dengan pemandangan alam yang begitu memanjakan mata. Gunung Sumbing dan Sindoro terlihat begitu gagah perkasa menyambut kami, perkebunan jagung dan kopi yang terhampar luas, para petani yang sedang menggarap lahan dengan semangat, bebas polusi, dll. Saat itu gue sudah mendapat feeling bahwa Dataran Tinggi Posong ini sepertinya akan luar biasa.

Sepanjang perjalanan menuju Dataran Tinggi Posong yang segar dipandang
Sumber: Dokumen Pribadi

         Memasuki kilometer 3, kami di stop oleh pemuda setempat yang meminta bayaran tiket masuk dan parkir motor. Menurut gue tiket masuknya sangat murah yaitu hanya Rp 2000,00/orang dan Rp 1000,00 untuk parkir motor. Setelah itu gue melanjutkan perjalanan keatas. Saat sudah sampai diatas, Amazing..Unbeliveble..So Beautiful..Pemandangan begitu luar biasa indahnya. Sejauh mata memandang, beberapa gunung berjajar menyambut kami. Beberapa gunung yang kelihatan (tidak tertutup awan) adalah Sumbing, Sindoro, Merapi dan Merbabu. Gunung-gunung tersebut dilatari dengan siluet langit biru cerah dan perkebunan jagung serta kopi yang terhampar luas. Sungguh suatu karya cipta Tuhan yang sangat luar biasa dan menurut gue nggak sebanding dengan biaya masuk yang hanya Rp 2000,00 per orang.

Pemandangan perkebunan jagung dengan latar Gunung Sindoro
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Pemandangan perkebunan jagung dengan latar Gunung Sumbing
Sumber: Dokumentasi Pribadi


Wisatawan di Dataran Tinggi Posong
Sumber: Dokumentasi Pribadi

         Pemandangan seperti ini tidak kami sia-siakan untuk foto-foto dan bersantai di cakruk yang banyak disediakan. Salah satu hal yang masih kurang di tempat ini adalah belum adanya penjual makanan (2012). Padahal menurut gue, merupakan kombinasi yang sangat tepat menikmati gunung dengan semilir angin dengan ditemani semangkok mie panas pedas dan teh panas. Ya sudahlah, pemandangan ini sudah cukup mengabaikan rasa lapar gue.

          Fasilitas yang disediakan di Dataran Tinggi Posong ini selain penjual makanan sudah cukup lengkap yakni ada 3 cakruk besar dan 1 cakruk kecil untuk bersantai, 2 kamar mandi yang cukup bersih dengan air sedingin es, mushola dan sepetak lahan tempat parkir . Menurut gue, Dataran Tinggi Posong ini sangat cocok digunakan untuk wisata keluarga (mobil atau bis bisa sampai atas), hanya jangan lupa membawa makanan dan minuman untuk menambah kombinasi arti kata ‘menyenangkan’ di tempat ini.




Fasilitas yang ada di Dataran Tinggi Posong
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Gimana kakak cara kesini?Begini transportasi ke Dataran Tinggi Posong.
Gampang aja. Kalau naik kendaraan pribadi, langsung melaju aja ke Wonosobo. Nanti lajukan lagi kendaraan ke arah Temanggung. Dataran Tinggi Posong ini berada di perbatasan Kabupaten Temanggung dan Wonosobo (lebih tepatnya sisi Kabupaten Temanggung-nya). Papan penunjuknya akan berada di sisi kanan jalan (jika arah dari Wonosobo) atau di sebelah kiri jalan (jika arah dari Temanggung).

Kalau naik transportasi umum:
Menggunakan Bus antarkota dari Bandung atau Jakarta bisa menggunakan bus dengan tujuan Wonosobo. Kemudian dilanjutkan dengan bus 3/4 jurusan Wonosobo-Magelang atau Purwokerto-Magelang dan turun di Desa Tlahab,  Kecamatan Kledung (tinggal bilang turun di sekolahan dan semua kondektur sudah mengerti). Jarak dari terminal bus Wonosobo ke Tlahab hanya sekitar 10 Km. (sumber travel.detik.com)

Perlu menginap nggak?
Well, menurutku kalau cuma ingin bersantai aja memandang pemandangan sambil menikmati udara sejuk, nggak perlu nginap. Tapi jika kalian mau pemandangan yang spektakular, silakan menginap karena menurut berbagai sumber, pemandangan terindah adalah sekitar jam 04.30 am.

Nginapnya dimana?
Jangan khawatir mengenai penginapan karena banyak penduduk yang menjadikan rumahnya sebagai Guest House dengan tarif murah tentunya. Setelah sampai di Tlahab Anda bisa bertanya kepada Pak Hadi. Dia adalah kepala dusun Desa Tlahap yang bisa membantu para wisatawan untuk mencari Guest House atau mengantar ke lokasi Posong.
(sumber travel.detik.com)

Info penginapan di Kecamatan Kledung:
GRIYA TEH HOMESTAY
Jalan Wonosobo-Parakan Km 15 (Kec. Kledung)
CP: 085 7298 989 18

(sumber foto dan info: http://dolandolen.blogspot.co.id/)

Oke ini sedikit ulasan tentang Dataran Tinggi Posong dari aku, semoga membantu para wisatawan yang ingin kesana. Mari majukan wisata Indonesia! #visitjawatengah2013

Panduan Naik Kereta Api di India

Berdasar pengalaman gue yang udah 6x naik kereta api di berbagai kota di India, gue mau coba sharing cara-cara naik kereta :

Kereta api India
Foto by: Pix San (my travelmate)

Pastikan datang ke stasiun yang tepat minimal 1 jam sebelum keberangkatan.
Setelah sampai stasiun segera tanyakan kepada petugas setempat apakah stasiun ini benar ‘stasiun X’ yang kalian tuju. Soalnya ini penting banget, di Delhi contohnya, ada stasiun namanya “Delhi Railway Station” dan “New Delhi Railway Station”. Ternyata keduanya adalah stasiun yang berbeda, yang tanpa kata ‘New’ terletak di Old Delhi.

Setelah sampai stasiun yang tepat, segera cari timetable yang menampilkan kereta yang akan berangkat saat itu.
Di timetable ini akan dimuat informasi kereta kamu ada di platform berapa. Secara platform kereta api di India itu banyak banget, bisa sampai 14 lebih. Jika kereta kamu belum ditampilkan di timetable bahkan udah 10 menit atau 5 menit sebelum keberangkatan, besar kemungkinan kereta kamu ‘delay’. Kereta api India hobi banget delay bahkan bisa sampai 3 jam atau lebih, sebaiknya hal ini ditanyakan dengan petugas setempat.

Setelah mendapatkan informasi platform, segeralah mencari platform yang dituju.
Biasanya masuk ke dalam peron dan naik tangga. Jangan kuatir, informasi posisi setiap platform sangat jelas.

Setelah kereta datang, segera cari gerbong yang tepat berdasar tiket yang sudah dibeli.
Gerbong kereta api India sangat panjang dan yang pertama kali naik pasti akan kebingungan. Jika ada orang baik, mintalah dia untuk mengantarkan sampai tempat duduk kalian. Jika tak ada, inilah tipsnya. Bagi yang memesan tiket AC 3 tier, 2 tier, ataupun first class mudah saja. Tinggal cari jendela yang tertutup kaca semua. Biasanya yang gerbong AC ada di tengah dan cuma beberapa biji. Bagi yang gerbong sleeper, biasanya nomor kereta sleeper 1-6 akan berada di depan kereta (atau bisa juga bagian belakang kalau kereta berjalan balik) dan nomor sleeper 7-9 ada di belakang kereta (nomor kereta ada di badannya). Jadi di antara gerbong sleeper dipisahkan oleh gerbong AC. Di antara gerbong sleeper terkadang dipisahkan oleh gerbong ‘second class’. Mudah saja membedakan dengan sleeper, tempatnya lebih parah!

Cari kursi.
Nah ini penting juga untuk keselamatan jiwa dan p*an*at (maaf), nggak mau kan kalau udah susah-susah beli kita harus menerima kenyataan bahwa tempat kita ditempati oleh pria garang bertato? Trus gimana dong, cara paling gampang adalah usir aja. Tapi dengan metode halus yah! “Sorry, this is my place.” , sambil nunjukkin tiket kalian. Dengan tanpa ekspresi atau permintaan maaf mereka biasanya ngerti dan minggir kok.

Duduk manis dan siap pemeriksaan tiket.
Setelah beberapa saat, biasanya akan ada kondektur yang memeriksa tiket. Saat pemeriksaan tiket ini dia akan meminta ID penumpang sebagai bukti, kemarin aku pakai paspor.

Estimasi waktu turun dari kereta & Jangan malu bertanya
Di India nggak ada namanya pengumuman sekarang ada di stasiun mana sewaktu berhenti. Jadi kita harus mengestimasinya berdasar jadwal yang tertera di tiket dan jika waktu sudah dekat jangan malu untuk bertanya dengan warga lokal. Nggak perlu pakai kata, “this is the right place for…”, cz banyak dari mereka yang nggak bisa bahasa Inggris (pengalamanku), langsung aja nyebutin nama stasiunnya sewaktu kereta berhenti, missal “Varanasi Junction?” biasanya mereka akan geleng-geleng kepala atau ngasi kode pakai tangan kalau bukan.

Enjoy your trip
Mudah bukan? Naik kereta ekonomi di India memang transportasi masal yang paling murah, menyenangkan dan bisa menjangkau banyak tempat. Pemesanan bisa dilakukan via cleartrip.com, menggunakan tiket elektronik yang diprint sah-sah saja sewaktu pemeriksaan di dalam kereta.

12.27.2012

Bikin VOA India di New Delhi: Nggak Usah Takut!

UPDATE: Desember 2015, VOA India untuk pemegang paspor Indonesia masih berlaku. Hanya sekarang namanya berganti menjadi ETV (E-Tourist Visa). ETV harus diurus sebelum keberangkatan ke India (minimum 4 hari sebelum keberangkatan) secara online dengan biaya GRATIS. Selesai pembayaran, ETV akan dikirim melalui email dan print out-nya harus dibawa saat ke India. Bandara yang bisa menerima VOA antara lain berada di kota: 

Ahmedabad, Amritsar, Bengaluru, Chennai, Cochin, Delhi, Gaya, Goa, Hyderabad, Jaipur, Kolkata, Lucknow, Mumbai, Tiruchurapalli, Trivandrum dan Varanasi.

Untuk syarat-syarat dan proses pembuatan ETV, silahkan meluncur ke postingan cara membuat E-Tourist Visa India.

###############################

Oke guys, berbekal pengalaman gue backpackeran ke India 21 Agustus sampai 2 September 2012 kemarin, gue mau share gimana cara pembuatan VOA India di New Delhi ini. First, apa aja sih syaratnya? Nih dia...

1. Tiket pesawat PP (datang dan meninggalkan India). Jangan lebih dari 1 bulan ya, soalnya dengan VOA max cuma bisa sebulan di India.

2. Bukti booking hotel/hostel/penginapan di kota pertama. Aku kemarin mengunjungi 6 kota, bukti yang aku bawa cuma bukti penginapan di New Delhi aja (kota pertama persinggahan). Bisa.

3. Fotokopi paspor.

4. Formulir yang sudah diisi sebelumnya. Formulir ini akan dikasih saat didalem pesawat menuju India. Saat ada pertanyaan, "Berapa uang yang dibawa?" dijawab aja "GOOD".

5. Uang cash (dolar atau rupee) sebesar 60 USD. Mending bayar pakai USD, kalau rupee kemarin mereka minta 3300 Rupee.Lebih mahal. 

6. Pas foto 3x4 dengan latar belakang putih 2 lembar. Sebenarnya warna apa aja boleh backgroundnya, gue kemarin merah, ada juga yang biru. Cuma buat yang universal aja putih.

Nanti tinggal antri di konter VOA yang berada di bawah tangga sebelum imigrasi. Antrinya lumayan lama cz pekerjanya lelet banget. Saat udah didepan imigrasi, mereka biasanya akan bertanya hal-hal mendasar seperti udah nulis bener belum, dibilangi "mohon dibaca dengan cermat petunjuk sebelum mengisi form", apakah punya keturunan Pakistan, dll. Intinya jangan bilang ke India dengan alasan selain holiday karena aplikasi visa bisa ditolak. VOA memang hanya khusus untuk keperluan holiday.

Konter VOA di Indira Gandhi International Airport
Sumber: Dokumentasi pribadi

Setelah itu paspor asli kita akan diminta dan diberi cap kedatangan, bukan stiker kalau seperti kita bikin di Jakarta. Intinya selama syarat lengkap dan tujuan holiday, maka aplikasi akan diterima. Tidak sulit kok. Jangan takut, selamat mencoba membuat VOA India.

NB: Ini adalah pengalaman di New Delhi, di kota lain tentu saja bisa berbeda tergantung imigrasinya. Semoga lancar jaya!

7.27.2012

SOLUSI: Booking Cleartrip tidak punya nomor telepon India

Inilah halangan yang gue hadapin saat mau booking tiket kereta api via situs Cleatrip..Booking lancar-lancar, daftar lancar-lancar, sampai pada suatu tahap gue harus masukin nomor telepon India (+91) di kolom.. Dongkol, sebel, emosi, sempet menyerah, bangkit lagi, nyerah lagi, sampai akhirnya aku mendapat sebuah solusi.

Situs Cleartrip
Sumber: http://www.nextbigwhat.com/wp-content/uploads/2008/02/cleartrip-trains.PNG

Caranya adalah:
1. Buka situs cleartrip dan buat account disana.

2. Setelah account jadi dan terkonfirmasi, maka cobalah buat book salah satu tiket kereta..

3. Nanti saat proses book berlangsung, tiba-tiba proses akan terhenti yang mengatakan bahwa kita harus registrasi di irctc dulu untuk mendapatkan OTP (One Time Password). OTP ini fungsinya supaya nggak ada yang main-main gitu buat booking kereta api. Ada pilihan register dan sign in, pilih aja yang register dan isi semua data dengan benar..Nomor telepon isi terserah aja, soalnya ga bakal ngaruh karena di-INDIA-in (misal aku ngisi +6281228600xxx, akhirnya jadi +916281228600xxx)..Kecuali teman-teman punya nomor selular India dan lagi di negara yang bisa nangkep sinyalnya, langsung masukkan aja, nanti MOBILE OTP bakal dikirim ke nomor itu.

4. Jika register lancar, maka akan muncul tulisan successful registration di email kita. Di email tersebut akan ada username irctc kita, password, dan email OTP. Proses belum selesai, kita masih membutuhkan MOBILE OTP untuk aktivasi akun. Tanpa MOBILE OTP, maka kita nggak bisa ngaktifin akun, implikasinya nggak bisa booking.

5. Setelah itu, email aja ke care@irctc.co.in  dengan menyertakan attach scan paspor kita sebagai ID (jangan lebih dari 1 mb ukurannya)..yang di scan bagian ID paspor yang ada fotonya (bagian depan). Isi emailnya setidaknya mencakup:
- username irctc yang sudah daftar sebelumnya (harus)
- Nama & asal negara
Intinya email ini : kita minta MOBILE OTP kita dari irctc melalui email dengan ID berupa paspor karena kita nggak punya nomor India.

6. Setelah email terkirim akan muncul balasan otomatis dari irctc, nggak usah dibales nggak apa-apa..

7. Selang beberapa jam, maka IRCTC akan membalas email kita, yang sudah berisi MOBILE OTP..Tinggal aktivasi akun cleartrip, dan bisa booking tiket kereta sepuasnya sebelum kehabisan. Booking bisa pakai kartu kredit apa aja (sempet tertulis cuma bisa pakai kartu kredit AMEX), tapi aku pakai VISA CIMB Niaga bisa..

Contoh tiket booking via cleartrip. Langsung digunakan saja tidak perlu ditukarkan dengan apapun.
Sumber: Dokumentasi pribadi

7.03.2012

Lumpur Sidoarjo..Kapan berhenti?

              Mud vulcano sudah cukup terkenal di Indonesia dengan terjadinya erupsi LUSI (Lumpur Sidoarjo) sejak 29 Mei 2006 lalu sampai sekarang. Menurut penjelasan yang saya terima, Lusi ini terjadi karena adanya kesalahan pengeboran yang dilakukan oleh PT Lapindo, yakni mereka seharusnya melakukan pengeboran pada Formasi Kujung (batugamping) pada Zona Rembang tetapi yang terjadi justru mereka mengebor pada Formasi Klitik (batugamping) pada Zona Kendeng  dimana bagian atasnya merupakan Formasi Pucangan yang komposisinya adalah batulempung.

              Karena ketidaktahuan ini, maka mereka pun tidak memasang casing (penutup) pada lubang bor, padahal sebenarnya lumpur overpressure dari Formasi Pucangan sudah mendesak (blow out banget), tapi desakan lumpur itu bisa tertahan oleh pompa lumpur Lapindo (diberi recharge lumpur dari atas).

             Setelah beberapa saat kemudian (9000 kakian), pengeboran itu sampailah ke batugamping yang dikira Formasi Kujung, padahal kenyataannya Formasi Klitik. Secara fisik, batugamping ini sangat berbeda dimana Formasi Klitik ini sangat porous (banyak berlubang-lubang). Sehingga lumpur yang disemprotkan dari atas hilang dan masuk ke lubang-lubang tersebut). Akibatnya tidak ada lagi pasokan lumpur dari atas yang bisa menahan blow out nya Formasi Pucangan, atau istilahnya terjadi kick. Sesuai prosedur standard, operasi pemboran dihentikan, perangkap Blow Out Preventer (BOP) di rig segera ditutup & segera dipompakan lumpur pemboran berdensitas berat ke dalam sumur dengan tujuan mematikan kick.

            Singkatnya karena desakan lumpur Formasi Pucangan ini semakin hebat ke atas, maka bor akan menutup secara otomatis (prosedur standard pengeboran) sehingga lumpur pucangan tidak muncrat. Sehingga karena ini, justru tidak terjadi erupsi lumpur panas pada sumur pengeboran Lapindo.

            Tetapi alam berkata lain, daerah sekitar Lapindo ini merupakan zona rekahan (sesar) sehingga lumpur Formasi Pucangan akan berusaha mencari tempat lain untuk keluar. Akibatnya terjadilah erupsi pertama Lusi di semak-semak yang berjarak 150 meter dari sumur pemboran Lapindo. Erupsi yang awalnya hanya 1 akhirnya bertambah lagi menjadi lima, dan skrg masih ada beberapa erupsi yang eksis.

             Setelah dilihat dari citra satelit, terlihat adanya kelurusan berarah timur laut yang bisa ditarik dari beberapa erupsi Lusi. Kelurusan ini dikontrol oleh Patahan Watukosek.

6.28.2012

Itinerary Backpacker ke India 12D 11N

Well, gak terasa kurang dari tiga bulan lagi adalah keberangkatanku ke INDIA. Total hampir setahun sudah aku nunggu tanggal itu, 21 Agustus 2012. Tapi saat ini ada suatu hal yang membuatku galau, yakni pembatalan tiket pesawatku oleh Air Asia..hikz hikz..

Jadi karena Air Asia mengalami kerugian penerbangan ke New Delhi, Mumbai, Paris dan London, maka sejak Maret 2012 lalu mereka menutup semua penerbangan ke tujuan itu, termasuk juga penerbanganku Jakarta-New Delhi. Saat mengetahui kabar ini aku ingat sempat nangis, gimanapun pergi ke India adalah impianku sejak hampir 7 tahun, dan setelah semuanya sudah terasa nyata, aku harus menghadapi mimpiku dilempar jauh-jauh. Tetapi selang berapa hari kemudian aku merasa tenang karena AA menawarkan pergantian airline, dan sejauh yang kutahu digantikan oleh Malaysia Airlines.

Sampai sejauh ini aku sudah email AA dua kali mengatakan bahwa aku ingin tetap ke India dengan pergantian airline, tetapi belum mendapatkan jawaban yang memuaskan. Dari teman-teman yang sudah mengalami kejadian serupa, katanya AA akan minta konfirmasi dari kita dua minggu sd seminggu sebelum keberangkatan.

Sampai sejauh ini aku sudah menyusun initerary / rencana perjalananku besok.Sebenarnya aku sudah mempunyai travelmate dari awal, tapi aku kurang tahu apakah dia mempunyai rencana sendiri. Aku sudah berjanji apapun yang terjadi akan kuat, dan akan solo backpackeran.


Ini dia itineraryku:

1. 21 Agustus 2012
Sesuai jadwal penerbanganku yang pertama, kemungkinan besar aku akan sampai di India malam hari waktu India (dikurangi 1 1/2 jam), dan dengan estimasi delay pesawat dan pembuatan VoA yang memerlukan waktu lama, aku memutuskan akan mengambil 2 kemungkinan yaitu stay di airport nunggu sampai pagi dan naik metro ke kota, yang kedua naik pre-paid taxi malam itu juga ke Paharganj, semuanya akan menyesuaikan kondisi nanti.

2. 22 Agustus 2012

Jalan kaki ke Connaught Place (Heart of the City), sarapan, beli tiket HOHO bus. Aku milih HOHO bus Delhi cz bus ini sudah mencakup 19 tempat wisata yang berbeda di New Delhi dengan biaya yang terjangkau yaitu 300 Rs. Seharian ini akan kugunakan untuk keliling kota New Delhi ataupun Old Delhi.
Malamnya jika nggak hujan jalan-jalan ke Bazar Paharganj, aku ingin membeli beberapa oleh-oleh.

3. 23 Agustus 2012

Rencananya aku masih akan di New Delhi, hanya di third day ini aku mau mencoba naik metro keliling Delhi dengan menggunakan 1 day pass (Rs 100). Aku berencana mau mengunjungi museum-museum di Delhi, kebanyakan dari museum itu gratis atau hanya membayar Rs 10. Aku paling tertarik ke Museum Mahatma Gandhi sama Indira Gandhi. Malemnya aku berencana naik train ke Jammu, sampai di Jammu besok paginya.

4. 24 Agustus 2012

Sampai di Jammu! Finnaly aku akan merasakan gimana sejuknya udara di kaki Himalaya. Aku mau langsung cari guest house untuk meletakkan backpack, setelah itu naik auto ricksaw atau minibus untuk mengunjungi beberapa tempat yang sudah kuincar seperti Amar Mahal Palace, Bahu Fort, dll, stay.

5. 25 Agustus 2012

Hari kelima, aku masih akan di Jammu. Jammu mendapat sebutan City of Temples karena saking banyaknya temple. Rencananya aku akan mengunjungi temple2 terdekat dari penginapan. Malam harinya aku sudah harus berada di stasiun kereta Jammu Tawi untuk menuju Jaipur. Hwah, such a very long journey.

6. 26 AGustus 2012
Aku sudah akan mencapai Jaipur pada pagi menjelang siang. Aku langsung akan naik autoricksaw / metro Jaipur untuj mengunjungi beberapa tempat seperti Hawa Mahal, City Palace, dll. Malamnya jam 18-19 aku harus kembali lagi ke Stasiun untuk menuju Agra. Aku memutuskan akan menginap di Agra malam ini.

7. 27 Agustus 2012

Pagi hari yang indah di Agra, aku akan langsung naik transportasi umum buat ke taj Mahal. Bayar biaya masuknya mahal sekali 750 Rs untuk foreign. Setelah puas di Taj aku bertolak ke Agra Fort, Fathepur Sikri dan Akbar's Tomb Sikandra. Malemnya aku udah harus di stasiun Agra untuk bertolak ke Varanasi, the Holy City and famous Ganges River.

8. 28 Agustus 2012

Aku udah di Varanasi, rencana akan mencari penginapan di sekitar Ghat Sungai Gangga. Pengen eksplore setiap Ghat dan mengunjungi temple dan wisata setempat. Stay

9. 29 Agustus 2012

Aku masih di Varanasi. Rencana hari ini akan aku gunakan untuk bersantai seharian dan nggak ngapa-ngapain. Melemaskan semua otot yang regang.Malemnya aku akan ke stasiun untuk melanjutkan perjalanan malam ke Kolkata.

10. 30 Agustus 2012

AKu sudah sampai di Kolkata. Penerbanganku ke KL masih besok, jadi setelah mencari penginapan aku akan mulai jalan2 di Kolkata (naik metro).

11. 1 September 2012

Jalan-jalan lagi, sorenya ke Airport untuk persiapan terbang ke KL.

12. 2 September 2012

Dini hari aku udah nyampe KL. Aku berencana akan tidur di LCCT, karena penerbanganku Ke Jakarta adalah jam 7 pagi. Setelah sampai Jakarta, lanjut penerbangan Ke Jogja, aku juga udah beli tiketnya.


18 September 2014
Kenyataannya....

1. 21 Agustus 2012
Sampai Bandara Indira Gandhi jam 9 malam. Mengurus VOA di konter sampai jam 00.30. Naik bus dari GATE 8 untuk menuju Paharganj. Diturunin di pinggir jalan, naik auto rickshaw sampai penginapan. Ternyata penginapan yang sudah diincar tutup karena suatu hal, jadi terpaksa menginap di West Inn.

2. 22 Agustus 2012
Sewa mobil untuk keliling kota. Dimulai dari Red Ford. Lanjut ke Humayun Tomb, makan siang di dekat Qutub Minar. Berkeliling Qutab Minar. India Gate. Lotus Temple. Beberapa tempat oleh-oleh.

3. 23 Agustus 2012
Naik metro keliling pasar tradisional "Chandni Chowk". Setelahnya stand by untuk menunggu kereta jam 6 sore ke Jaisalmer.

4. 23 Agustus 2012
Jam 11 siang sampai Jaisalmer, segera menuju Ganesh Travel untuk book safari unta 2 hari 1 malam. Sambil menunggu safari unta yang berangkat sore, jalan-jalan ke Mandir Palace dan Darbar Hall. Menginap di Gurun Pasir Thar.

5. 24 Agustus 2012
Dari pagi sampai siang berkelana menjelajah Gurun Pasir Thar pakai unta. Setelah selesai naik jeep lagi kembali ke Kota Jaisalmer. Diturunkan di depan Jaisalmer Fort, keliling Jaisalmer Fort, beli oleh-oleh. Setelahnya jalan kaki sampai ke Danau Gadhisar. dari danau naik auto rickshaw sampai kembali ke penginapan. Ambil backpack dan bersiap ke stasiun untuk kembali ke Delhi.

Sorenya perjalanan selama 20 jam dari Jaisalmer ke New Delhi.

6. 25 Agustus 2012
Jam 11.00 siang akhirnya nyampe Delhi lagi, makan di sejenis KFC (seneng banget nemu makanan berdaging disini hehehe). Nunggu kereta yang berangkat ke Agra jam 14.00 siang. Perjalanan ke Agra selama 3 jam, pukul 17.00 sudah sampai Agra. Segera menuju ke penginapan yang sudah dibooking sebelumnya. Penginapan ini mempunyai restoran roof top yang menghadap Taj Mahal.

7. 26 Agustus 2012
Bangun pagi dengan semangat, segera jalan kaki dari penginapan untuk ke Taj Mahal. Dari pagi  sampai siang keliling Taj Mahal. Dari sini, beranjak ke Agra Fort. Berkeliling benteng peninggalan Kerajaan Mughal ini. Dari Agra Fort naik auto ricksaw menuju Akbar's Tomb. Setelah itu kembali ke penginapan untuk beristirahat. Malamnya sekitar jam 12, kami sudah di Stasiun Agra Cant lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Varanasi.

8. 27 Agustus 2012
Sampai Varanasi pagi menjelang siang, segera naik auto rickshaw menuju penginapan yang sudah dipesan sebelumnya. Penginapannya tidak terletak di sepanjang Ghat Sungai Gangga. Agak bersyukur karena sepanjang ghat itu kotor sekali. Setelah meletakkan backpack segera eksplore ghat-ghat di Varanasi. Melihat bagaimana orang Hindu India mandi di Sungai Gangga. Religiusitas yang begitu terasa menggantung di udara. Malamnya kami menyaksikan upacara Puja Sungai Gangga di Ghat Dassaswameth.

9. 28 Agustus 2012
Pagi yang cerah di Varanasi! Kami bangun pagi, ditawari oleh pemilik penginapan untuk mengantarkan kami keliling Kota Varanasi dengan mobilnya. Per orang membayar 100 Rs. Kami dibawa keliling ke beberapa temple seperti  Kashi Viswanath Temple dan Durga Temple/Monkey Temple. Kami juga sempat melewati kompleks Universitas Hindu Banaras melihat banyak kesibukan anak kuliahan India. Melihat religiusitas orang India yang begitu terasa saat memasuki beberapa temple ini. Malamnya, kami sudah berada di Stasiun Varanasi lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Gaya.

Jam 12 malam kami sampai ke Gaya, segera naik auto rickshaw ke Bodh gaya. Disana kami sudah memesan penginapan yang ber-AC. Wuihhh serasa di surga, enaknyaa...

10. 29 Agustus 2012
Paginya kami bangun dengan segar, segera book mobil dari penginapan sekitar 1000 Rs bertiga. Kami dibawa jalan-jalan ke Mahabodhi Cave (pemandangannya sangat indah karena ada di tinggian), setelah itu ke suatu temple ane lupa namanya, setelahnya ke tempat wisata utama yakni Mahabodhi Temple. Disini ada pohon bodhi yang dulunya merupakan tempat Siddharta Gautama memperoleh pencerahan. Banyak sekali peziarah dari Srilanka, China, Jepang, dll yang berdatangan.

Di Kota Bodh Gaya ini banyak sekali negara-negara yang membangun temple. Jadi di sepanjang jalan kita akan melihat temple dari negara Jepang, Vietnam, Thailand, Myanmar, Tibet, dll. Masing-masing mempunyai keunikan bentuk dan arsitektur sendiri. Malamnya kami masih tidur di Bodh Gaya, mengumpulkan energi untuk melanjutkan perjalanan keesokan harinya ke kota terakhir, Kolkata.

11. 30 Agustus 2012
Pagi-pagi segera menuju stasiun kereta Gaya untuk melanjutkan perjalanan selama 9 jam ke Kolkata. Sampai di Kolkata sudah malam, segera mencari penginapan, dapat harga yang cukup fair, 1000 Rs untuk 3 orang. Setelah meletakkan backpack langsung menuju restoran kevil non vegetarian yang ada di bawah. Makan ayam sepuasnya!! Seneneengg banget kalau menemukan restoran berdaging di India.

12. 31 Agustus 2012
Kami bangun pagi-pagi dan segera melangkahkan kaki untuk mengelilingi Kota Kolkata yang relatif lebih trendi serta padat dibanding kota lainnya di India. Kebingungan cari sarapan, akhirnya dapat roti chapati. Setelahnya kami mengunjungi rumah Bunda Theresia yang dialihfungsikan menjadi gereja, mengunjungi Durga Temple.

13. 1 September 2012
Hari terakhir di India, hari ini kami menghabiskan waktu mengelilingi Victoria Memorial. Setelahnya berfoto-foto singkat di sepanjang Kota Kolkata. Sorenya kami sudah berangkat ke bandara untuk melanjutkan penerbangan ke Kuala Lumpur. Take off jam 17.35.

Malamnya sampai di KL, kami tidur di bandara karena penerbangan ke Jakarta baru esok pagi, aku take off jam 5 pagi, sementara kedua temanku jam 1 siang.

14. 2 September 2012
Akhirnya mendarat di Jakarta dengan sukses, segera melanjutkan penerbangan Jakarta-Jogja (dapat promo 100rb beberapa bulan sebelumnya). Dari Jogja, naik Madiun Jaya sampai Solo. Sampai di kamar lagi sekitar pukul 5 sore dan berakhirlah petualanganku yang tidak akan pernah terlupakan di India. CIAO!!!